Tengger dan Suku Tengger (Bab I)

Tengger dan Suku Tengger (Bab I)

Sejarah dan Daftar Pustaka Saat-saat sebelum, pada dan setelah jatuhnya Mojopahit (Wilwatikta), yaitu sekitar akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16, Pegunungan Tengger mungkin menjadi tempat perlindungan bagi banyak orang yang melihat situasi di kerajaan Hindu yang...
Tengger dan Suku Tengger (Kata Pengantar)

Tengger dan Suku Tengger (Kata Pengantar)

Diterjemahkan dari buku “Tengger En De Tenggereezen” Karya J. E. Jesper (Resident Van Jogjakarta), Circa 1928. Sebagai bahan pembelajaran dan dokumentasi tentang sejarah, adat istiadat, dan berbagai aspek lain tentang Tengger dan Suku Tengger. Khususnya...
Kota Pasuruan Tempo Dulu dalam Memori Morbeck

Kota Pasuruan Tempo Dulu dalam Memori Morbeck

Warga Eropa Tertua Kami mendengar bahwa penduduk Eropa tertua di kota kami, akan berangkat pindah ke Kasri pada akhir bulan ini (Oktober 1932). Seperti biasa, tuan Henry Morbeck, yang biasa dipanggil “Papa”, menanggapi permintaan kami untuk mendengar...
Legenda Banyu Biru di Pasuruan

Legenda Banyu Biru di Pasuruan

Di Gunung Lamongan yang puncaknya menjulang tinggi ke awan, pada zaman dahulu tinggallah seorang Raja Raksasa yang perkasa. Dia memiliki kekuatan gaib, sehingga tidak ada yang bisa melawannya, dan dia berkuasa atas seluruh wilayah. Jika dia menyatakan suatu keinginan,...
Nama Jalan Era Jaman Belanda di Kota Probolinggo

Nama Jalan Era Jaman Belanda di Kota Probolinggo

Dari berita koran kuno, De Indische Courant, edisi Selasa, 29-01-1935, jalan-jalan di kota Probolinggo diusulkan untuk dibagi menjadi 4 kelas jalan, yaitu : Kelas I, II, III, dan IV. Klasifikasi jalan ini diusulkan oleh Ferdinand Edmond Meijer, Walikota pertama...
Perjalanan ke Puncak Semeru 1926

Perjalanan ke Puncak Semeru 1926

Pada bulan Agustus 1926, tuan dan nyonya Vermeulen dan Dokter Bense, bersama dengan Pa Gisius (yang dikenal dengan Raja Semeru) dan anak laki-lakinya yang baru berusia lima tahun, melakukan perjalanan ke puncak gunung Semeru (Smeroe) di pegunungan Tengger. Dokter...
“Desa Taman” di Malang, Perumahan Sederhana yang Sempat Dikunjungi Gubernur Jenderal

Album Foto Neutral Lagere School Malang 1922-1930

Sebuah album foto yang diduga kuat dibuat saat kunjungan Gubernur Jenderal  Mr. Dr. Dirk Fock berkunjung selama dua hari ke Malang, pada tanggal 12-13 September 1922. Album tersebut dipersembahkan kepada Gubernur oleh pengurus Sekolah Dasar Netral....
Sejarah Berdirinya Sekolah Kedokteran NIAS di Surabaya 1913

Sejarah Berdirinya Sekolah Kedokteran NIAS di Surabaya 1913

Sekolah Kedokteran Hindia Belanda di Surabaya, atau disebut N.I.A.S. (Nederlandsch Indische Artsen School), dibuka pada 15 September 1913. Di sebuah rumah yang disewa sementara di Kedungdoro. Tentu saja, akan ada bangunannya sendiri nanti, dan meskipun belum ada yang...
Pembongkaran Tugu Malang Yang Disesalkan

Pembongkaran Tugu Malang Yang Disesalkan

Pada tahun 1945, setelah kepergian Jepang, Malang berada di luar jangkauan wilayah utama Inggris. Warga Indo-Eropa dari seluruh Jawa Timur berkumpul di kamp interniran De Wijk. Malang sempat menjadi semacam “Ibukota” bagi negara yang baru dibentuk. Alasan...
Sejarah Pabrik De Bromo, Diperluas Dari Benteng Kuno Pasuruan

Sejarah Pabrik De Bromo, Diperluas Dari Benteng Kuno Pasuruan

Tulang Punggung Ekonomi Pasuruan Pasuruan dulunya merupakan kota perdagangan ke-4 di pulau Jawa (setelah Batavia, Semarang dan Surabaya). Mengalami pukulan telak pada tahun 1870-an, ketika dibukanya jalur kereta api Surabaya – Malang. Yang memotong dan...
Ekspedisi ke Rinjani (1903)

Ekspedisi ke Rinjani (1903)

Sebuah perhiasan berbentuk kepiting yang terbuat dari emas, dipersembahkan ke danau kawah Segara Anak di Gunung Rinjani. Perhiasan itu dilemparkan ke danau lebih dari 120 tahun yang lalu, hari Kamis 12 Februari 1903, oleh C. L. Udo De Haes, Asisten Residen Afdeeling...
Asal Usul dan Misteri Hantu di Gedung Setan Surabaya

Asal Usul dan Misteri Hantu di Gedung Setan Surabaya

Asal-usul Keluarga Middelkoop Pernikahan antara Bernardus Jacobus van Middelkoop dan Anna Agatha Pontvuyst, dilangsungkan pada 4 Juni 1770, di Kloosterkerk, Den Haag. Dari pernikahan ini lahir empat orang anak, yang sulung diberi nama Jacobus AIbertus. Cerita ini...
Sate Ayam Pak Karim Sejak 1935 di Kota Pasuruan

Sate Ayam Pak Karim Sejak 1935 di Kota Pasuruan

Sejak 1935 Menjual sate ayam sudah dilakukan oleh bapaknya lebih dulu, sekitar tahun 1920. Sehingga pak Karim sudah berada pada generasi kedua, menyandang gelar besar : “Tukang Sate Ayam Madura Asli”. Alangkah menariknya jika ada buku peringatan yang ditulis oleh...