Sumber Data:

  • 204 Entri Makam (Nomor 1-204), berdasarkan buku โ€œGenealogische en heraldische gedenkwaardigheden betreffende Europeanen op Javaโ€ Karya P.C. Bloys van Treslong Prins (1934-1939)
  • Arsip Sejarah (Bataviaasch Nieuwsblad, 1889)
  • Artikel Insiden Tjiomas Berdarah (1886)
  • Biografi Ir. Charles Guillaume Cramer Jr. (1879-1976)
  • Analisis Simbol, Bahasa, Tokoh, dan Keluarga

BAB I: PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pemakaman umum Eropa di Sidoardjo (Algemeene Begraafplaats) merupakan saksi bisu keberadaan komunitas kolonial di wilayah Jawa Timur pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Sidoardjo pada masa itu dikenal sebagai daerah penghasil gula dengan banyak pabrik gula (suikerfabriek) seperti Watoetoelis, Toelangan, dan Boedoeran yang dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan Eropa. Keberadaan makam-makam ini memberikan wawasan tentang kehidupan, kematian, struktur sosial, serta praktik keagamaan dan budaya masyarakat Eropa dan Indo-Eropa yang tinggal dan bekerja di sana.

Penemuan arsip sejarah berupa berita kematian M.C.H.G. Coenen (Bataviaasch Nieuwsblad, 1889), artikel Insiden Tjiomas Berdarah (1886), dan biografi lengkap Ir. Charles Guillaume Cramer Jr. (1879-1976) telah memperkaya analisis ini secara luar biasa, memberikan dimensi biografis dan historis yang tidak mungkin didapatkan hanya dari batu nisan.

Lokasi makam Eropa (Kerkhof) di Buduran Sidoarjo pada peta tahun 1924.

1.2 Metodologi Analisis

Analisis dilakukan dengan menginventarisasi 204 entri makam, kemudian mengelompokkan data berdasarkan:

AspekKeterangan
KronologiTahun lahir dan meninggal
DemografiUsia saat meninggal, jenis kelamin
GeografiTempat lahir dan meninggal
SosiologiProfesi, status sosial, hubungan keluarga
LinguistikBahasa yang digunakan dalam prasasti
EpigrafiFitur unik dan simbol pada makam
Studi ArsipPenelusuran sumber sekunder

1.3 Tujuan Analisis

  1. Rekonstruksi Sejarah: Memahami kehidupan komunitas Eropa di Sidoardjo
  2. Identifikasi Tokoh Penting: Menemukan tokoh-tokoh kunci dalam pemerintahan, bisnis, dan masyarakat
  3. Pemetaan Keluarga: Melacak silsilah dan jaringan keluarga besar
  4. Dokumentasi Budaya: Mencatat praktik keagamaan, bahasa, dan simbol yang digunakan
  5. Konservasi Warisan: Menyediakan data untuk upaya pelestarian

BAB II: ANALISIS KRONOLOGIS DAN DEMOGRAFIS

2.1 Rentang Waktu Pemakaman

KategoriNomor MakamNamaTahun
Kelahiran Tertua69Jan Haas1804
99Stephanus Niepce1804
Kelahiran Termuda95Hans Benno Neujean1927
43Willeke van Es1905
Kematian Tertua81A.C.W. Kolmus1862
Kematian Termuda43Willeke van Es1905 (0 hari)

Kesimpulan: Pemakaman ini aktif setidaknya dari tahun 1862 hingga 1931, mencakup periode 69 tahun sejarah kolonial di Sidoardjo.

2.2 Tahun dengan Kematian Tertinggi

PeringkatTahunJumlah KematianAnalisis
119027Wabah penyakit – 3 anak keluarga Van Troostenburg de Bruyn meninggal berurutan
218966Tidak diketahui
319205Tragedi keluarga de Quant – Ibu dan dua bayi
319185Kemungkinan terkait Pandemi Flu Spanyol
319175Tidak diketahui

Analisis Mendalam Tahun 1902:
Tiga anak keluarga Van Troostenburg de Bruyn:

  • Ada (bayi 3 bulan): meninggal 11 Desember 1902
  • Laura (5 tahun): meninggal 12 Desember 1902
  • Leo (3 tahun): meninggal 13 Desember 1902

Pola kematian beruntun ini adalah ciri khas wabah penyakit menular seperti difteri, demam berdarah, atau cacar. Dalam hitungan hari, pasangan Van Troostenburg de Bruyn kehilangan semua anak mereka.

2.3 Analisis Usia Kematian

Kelompok usia yang paling dominan adalah balita (0-5 tahun) , mencakup sekitar 30-40% dari total makam.

Kelompok UsiaTingkatKeterangan
Bayi (0-1 tahun)Sangat TinggiBanyak meninggal beberapa hari setelah lahir
Balita (1-5 tahun)TinggiRentan terhadap wabah
Anak-anak (6-12 tahun)Sedang
Remaja (13-19 tahun)Rendah
Dewasa (20-50 tahun)SedangPria (pekerja pabrik), wanita (kemungkinan melahirkan)
Lansia (>60 tahun)RendahMencapai usia lanjut adalah pencapaian langka

2.4 Pola Kematian Bayi dan Balita

Beberapa contoh tragis kematian bayi:

No. MakamNamaUsia
43Willeke van Es0 hari
95Hans Benno Neujean4 hari
117Johan Unglaub0 hari
121Philippus Johannes de Quant0 hari
18Louise Maria Briรซl0 hari
142Christiaan de Ruijter1 hari

2.5 Angka Harapan Hidup

Mencapai usia lanjut adalah prestasi langka. Beberapa pengecualian:

No.NamaUsia Meninggal
180J.M.F. Schmidt-Wardenaar91 tahun
20Dr. Charles Cramer Sr.81 tahun
69Jan Haas78 tahun
19Johanna Camphuisen76 tahun
33Dirk Disselwerff72 tahun

BAB III: ANALISIS GEOGRAFIS

3.1 Tempat Lahir di Eropa

WilayahKotaContoh
BelandaAmsterdamDr. Charles Cramer Sr. (20)
RotterdamDirk Disselwerff (33), J. van Wijngaarden (78)
Den HaagBartholomeus Robbรฉ (178)
DelftMaria van Berkel (16)
ZelhemHerman Baas Becking (15)
BelgiaBrusselP.J.B. ten Voorde (184)

3.2 Tempat Lahir di Hindia Belanda (Indonesia)

WilayahKota/KabupatenContoh
Jawa TimurSidoardjoIr. Charles Cramer Jr. (lahir 1879)
ProbolinggoH.S. Guttenberg (57)
BesukiJ.H. van den Broek (8)
LumajangTh. Th. Blume Mollet (12)
Bangsal (Mojokerto)Henrie Trail (172)
Jawa TengahSemarangR.A. van Domburg Scipio (42)
SoloJ.H. Goudriaan (52)
YogyakartaJules van Prehn (106)
Indonesia TimurBanda NeiraJ.M. Butters Ruben (151)
MakassarE.J. Nauta-Mesman (104)
KupangJ.G. Johannes (72)
MenadoD.J. Derks (38)
SumateraPadangLouis Reis (156), J.H. Jansen (156)
MaduraSumenepA.T. Falkman (50)

3.3 Mobilitas dan Jaringan Kolonial

Data geografis menunjukkan:

  1. Migrasi dari Eropa ke Hindia: Para pejabat, dokter, dan pengusaha datang dari Belanda dan Belgia
  2. Mobilitas Internal: Banyak yang lahir di satu daerah dan meninggal di daerah lain
  3. Komunitas Indo-Eropa: Sebagian besar lahir di Hindia, menunjukkan integrasi dengan tanah air baru

Kesimpulan: Sebagian besar penghuni adalah “Indische Nederlanders” (orang Belanda kelahiran Hindia) atau Indo-Eropa.


BAB IV: ANALISIS KELUARGA DAN PERKAWINAN

4.1 Keluarga Terbesar: Reynaert (11 Anggota)

No. MakamNamaHubungan
126Johanna Adolphina ReynaertAnak
127Jean Franรงois Laurent ReynaertAyah
128Johan Gerard Philip ReynaertAnak
129Jean Augustave ReynaertAnak
130Jozef Ferdinand Constantijn ReynaertAnak
131Catharina Constans Jeanne Pabst (geb. Reynaert)Anak (menikah Pabst)
133Anna Christina Pabst (geb. Reynaert)Anak (menikah Pabst)
134Gustaaf Alexander ReijnaertAnak
135Johanna Louisa ReynaertAnak
136Jean Gerard Louis ReynaertCucu
137Adolphine ReynaertCucu
149Jean Barend Reynaert & Maria Louisa Reynaert-WatsonGenerasi lain

4.2 Keluarga Neyndorff (4 Anggota)

No. MakamNamaHubungan
100Otto NeyndorffAnak
101J. C. Neyndorff (geb. Venator)Ibu
102Frits NeyndorffAnak
103Julius Abraham NeyndorffAnak

4.3 Keluarga Pillard/Van Heemskerck (4 Anggota)

No. MakamNamaHubungan
109I. R. PillardAyah
110E. J. Pillard (geb. van der Star)Ibu
112Ernestina Louisa Augusta PillardAnak (menikah Van Heemskerck)
111F. G. Ph. van HeemskerckMenantu
113Frederika Johanna Louisa Van HeemskerckCucu
114Jeannette Rudolphine PillardAnak

4.4 Keluarga Van Domburg Scipio (4 Anggota)

No. MakamNamaHubungan
42Wed. Ch. van DomburgIbu
42H. J. van Domburg ScipioAnak
42R. A. van Domburg ScipioAyah
166Leopold Ferdinand Van Domburg ScipioAnak
167Adriana Theresia van Domburg ScipioAnak

4.5 Keluarga de Ruijter (4 Anggota)

No. MakamNamaHubungan
140Lodewijk de RuijterAnak
141Carolina de RuijterIbu
142Christiaan de RuijterAnak
148Oscar de RuijterAnak

4.6 Pola Perkawinan Unik

A. Pernikahan Serial (Monogami Berurut):

No. 156 – Satu prasasti mencatat dua nama suami:

  • Louis Reis (meninggal 1908)
  • Johannes Hendricus Jansen (meninggal 1928)

Analisis: Seorang janda menikah dua kali. Ketika ia meninggal, ia memperingati kedua suaminya dalam satu batu nisan. Nama wanita ini tidak dicantumkan – ia hanya hadir melalui suara cintanya.

B. Pernikahan Campur Eropa-Pribumi:

No. 59 – Mevrouw Hinsbeeck, geboren Patrima

  • Nama gadis “Patrima” adalah nama lokal (Jawa/Maluku)
  • Ia menikah sah dengan Tuan Hinsbeeck (Eropa) dan memperoleh status hukum Eropa

4.7 Pohon Keluarga Reynaert-Pabst-Watson

GENERASI 1 (1820-1850):
Jean Franรงois Laurent Reynaert (1826-1881) [No. 127]
Jean Barend Reynaert (suami Maria Watson) [No. 149]

GENERASI 2 (1850-1880):
โ”œโ”€โ”€ Jean Augustave Reynaert (1847-1860) [No. 129] โ€  muda
โ”œโ”€โ”€ Johan Gerard Philip Reynaert (1855-1919) [No. 128]
โ”œโ”€โ”€ Jozef Ferdinand Reynaert (1856-1891) [No. 130]
โ”œโ”€โ”€ Anna Christina Reynaert (1857-1882) [No. 133]
โ”‚   โ””โ”€โ”€ Menikah dengan Johannes Pabst (1850-1893) [No. 132]
โ”œโ”€โ”€ Johanna Adolphina Reynaert (1858-1884) [No. 126]
โ”œโ”€โ”€ Catharina Reynaert (1861-1897) [No. 131]
โ”‚   โ””โ”€โ”€ Menikah dengan Pabst (saudara Johannes?)
โ”œโ”€โ”€ Gustaaf Alexander Reynaert (1865-1889) [No. 134]
โ””โ”€โ”€ Johanna Louisa Reynaert (?-1903) [No. 135]

GENERASI 3 (1880-1910):
โ”œโ”€โ”€ Jean Gerard Louis Reynaert (1889-1909) [No. 136]
โ”œโ”€โ”€ Adolphine Reynaert (1891-1919) [No. 137]
โ””โ”€โ”€ (Anak-anak dari pernikahan dengan Pabst)

BAB V: ANALISIS TOKOH PENTING

5.1 Pejabat Pemerintah Tertinggi

No.NamaJabatanTahunKeterangan
24M.C.H.G. CoenenAsisten Residen Sidoardjo1889Lulusan Leiden, mantan guru, terlibat Insiden Tjiomas
99S.P.L.D. NiepcePensiunan Asisten Residen1874Lahir 1804, generasi tua

5.2 Penerima Tanda Kehormatan

No.NamaPenghargaanProfesiTahun
20Dr. Charles Guillaume Cramer Sr.Perwira Orde Oranje-NassauDokter Sipil1918

Profil Dr. Cramer Sr.:

  • Lahir di Amsterdam (1837)
  • Bertugas sebagai dokter sipil di Sidoardjo selama puluhan tahun
  • Menerima bintang jasa dari Kerajaan Belanda atas jasanya
  • Meninggal di usia 81 tahun (1918)
  • Ayah dari Ir. Charles Cramer Jr., putra Sidoardjo kelahiran 1879

5.3 Tokoh Militer

No.NamaPangkatAsalTahun
38Dideriek Jean DerksPensiunan Mayor ArtileriMenado1904
180W.J.L. SchmidtPensiunan Kapten1894

5.4 Bangsawan

No.NamaGelarFitur UnikTahun
76Jonkheer Albert Gijsbertus De KockJonkheer (Bangsawan Belanda)Lambang keluarga (wapen) dengan mahkota, laurel, dan salib ksatria1897

5.5 Pengusaha dan Manajer

No.NamaProfesiLokasiTahun
178Bartholomeus Thomas RobbรฉManajer Toko F.H. Hornung & Co.Sidoardjo1919
119W. Pool(Kemungkinan) Manajer Pabrik GulaWatoetoelis1912
172Henrie James Trail(Kemungkinan) Manajer Pabrik GulaWatoetoolis1910
184P.J.B. ten Voorde(Kemungkinan) Manajer Pabrik GulaToelangan1925

BAB VI: STUDI KASUS UTAMA โ€“ KELUARGA CRAMER

6.1 Dr. Charles Guillaume Cramer Sr. (1837-1918) – Makam No. 20

AspekData MakamData Arsip
NamaDr. Charles Guillaume CramerDr. Charles Guillaume Cramer
Lahir9 Juni 1837 (Amsterdam)1837 (Amsterdam)
Meninggal9 Desember 1918 (Sidoardjo)1918 (usia 81 tahun)
ProfesiDokter Sipil, Perwira Oranje-NassauDokter, liberal tercerahkan
IstriWilhelmina Elizabeth GebhardtElise Caroline Wilhelmine Gebhardt
Anak(Tidak disebut)Ir. Charles Guillaume Cramer Jr. (lahir 1879)

Prasasti Makam No. 20:

“Hier rust / Dr. Charles Guillaume Cramer / officier Oranje Nassau orde / oud civiel geneesheer / te Sidoardjo / geb. te Amsterdam / 9e Juni 1837 / overleden te Sidoardjo / 9e December 1918.”

Terjemahan:

“Di sini beristirahat / Dr. Charles Guillaume Cramer / perwira Orde Oranje Nassau / mantan dokter sipil / di Sidoardjo / lahir di Amsterdam / 9 Juni 1837 / meninggal di Sidoardjo / 9 Desember 1918.”

Signifikansi:

  • Dokter terhormat yang mengabdi di Sidoardjo selama puluhan tahun
  • Penerima bintang jasa Perwira Orde Oranje-Nassau
  • Ayah dari tokoh nasional Belanda yang lahir di Sidoardjo
  • Meninggal pada usia lanjut (81 tahun), prestasi langka di masa kolonial

6.2 Wilhelmina Elizabeth Gebhardt (1845-1880) – Makam No. 21

AspekData MakamData Arsip
NamaWilhelmina Elizabeth GebhardtElise Caroline Wilhelmine Gebhardt
Lahir28 Juni 18451845
Meninggal16 Mei 1880 (Sidoardjo)1880
StatusIstri Dr. CramerIstri Dr. Cramer, ibu Ir. Cramer Jr.
Anak(Tidak disebut)Melahirkan Ir. Cramer Jr. tahun 1879

Prasasti Makam No. 21:

“Hier rust / Wilhelmina Elizabeth Gebhardt / echtgenoote van Dr. Ch. G. Cramer / geb. 28e Juni 1845 / overleden te Sidhoardjo 16e Mei 1880.”

Terjemahan:

“Di sini beristirahat / Wilhelmina Elizabeth Gebhardt / istri dari Dr. Ch. G. Cramer / lahir 28 Juni 1845 / meninggal di Sidhoardjo 16 Mei 1880.”

Catatan Penting:
Wilhelmina meninggal setahun setelah melahirkan putranya, Charles Jr., pada tahun 1880 di usia 35 tahun. Kemungkinan besar meninggal karena komplikasi pasca melahirkan atau infeksi. Ia dimakamkan di Sidoardjo, sementara putranya kemudian menjadi tokoh besar di Belanda.

Ir. Charles Guillaume Cramer Jr.

6.3 Ir. Charles Guillaume Cramer Jr. (1879-1976) – Putra Sidoardjo

Data Kelahiran:

  • Lahir: 20 Oktober 1879 di Sidoardjo, Hindia Belanda
  • Ayah: Dr. Charles Guillaume Cramer Sr. (dokter, makam No. 20)
  • Ibu: Elise Caroline Wilhelmine Gebhardt (makam No. 21)
  • Meninggal: 18 September 1976 di Haarlem, Belanda (usia 97 tahun)

Pendidikan dan Karier Awal:

TahunPeristiwa
1901Lulus insinyur sipil dari Politeknik Delft
1902-1903Dinas Pengairan Hindia, pembangunan pipa air pertama Surabaya
1903-1904Guru matematika di HBS Semarang
1904-1906Bertugas di Cirebon Barat
1906-1913Bertugas di ‘Ujung Timur’ (Pekerjaan Sampean)

Karya dan Perjuangan sebagai Insinyur:

AspekKontribusi
Teknik PengairanMerancang sistem irigasi untuk petani kecil, mengusulkan sistem waduk (wadoek)
Pembelaan RakyatMelawan kepentingan industri gula, membela hak air petani Jawa dan Madura
Organisasi ProfesiPendiri Perkumpulan Insinyur Pengairan (1912)

Karier Politik:

TahunJabatan/Peran
1917Memisahkan diri dari ISDV, tetap setia pada SDAP
1918-1923Anggota Volksraad pertama, ketua ISDP
1918Menginisiasi Konsentrasi Radikal (Budi Utomo, SI, Insulinde, ISDP)
1924-1925Anggota Eerste Kamer (Majelis Tinggi) Belanda
1925-1937Anggota Tweede Kamer (Majelis Rendah) Belanda (12 tahun)

Perjuangan Antikolonial untuk Indonesia:

TahunPeristiwa
1927Memprotes penuntutan mahasiswa Indonesia di Belanda
1930-1931Membela Soekarno dalam proses PNI
1926-1927Mengecam hukuman massal dan pengasingan komunis
1933Membela pemberontak “De Zeven Provinciรซn”, menjadi “pria paling dibenci” kalangan konservatif
1928Berkontribusi pada program kolonial Internasionale Sosialis (Brussels)
1930Berkontribusi pada program kolonial SDAP (Utrecht)

Masa Tua dan Akhir Hayat:

TahunPeristiwa
1937Pensiun, memulai perjalanan Asia
1942-1945Diinternir Jepang di Jawa
1947Kecewa dengan kebijakan Partai Buruh pasca “aksi polisionil”
1949Menulis memoar tentang perjuangan melawan imperialisme
1976Meninggal di Haarlem, usia 97 tahun

6.4 Signifikansi Keluarga Cramer bagi Sejarah

MakamSignifikansi
No. 20 (Ayah)Dokter terhormat, simbol pelayanan publik kolonial yang humanis, penerima bintang jasa
No. 21 (Ibu)Ibu yang meninggal muda, simbol risiko kehamilan di masa kolonial, melahirkan tokoh besar
Putra (lahir Sidoardjo)Ironi sejarah terbesar: lahir di Sidoardjo, menjadi pejuang kemerdekaan Indonesia di parlemen Belanda

Kutipan tentang Ir. Cramer Jr.:

“Cramer berfungsi sebagai hati nurani antikolonial sosial-demokrasi pada masa antar perang.”
โ€” F. Tichelman, sejarawan

“Seorang radikal yang antusias di bidang kolonial, yakin akan hak kemerdekaan semua bangsa kolonial.”
โ€” Biografi resmi


BAB VII: STUDI KASUS โ€“ M.C.H.G. COENEN (MAKAM NO. 24)

7.1 Profil dan Karier

AspekData MakamData Arsip
NamaM.G.H.G. CoenenM.C.H.G. Coenen (koreksi)
Lahir19 Juli 1849Sekitar 1849
Meninggal18 Januari 188918 Januari 1889 (usia 40 tahun)
JabatanAsisten Residen SidoardjoAsisten Residen Sidoardjo
PendidikanLulusan Leiden (elit intelektual)
Pengalaman GuruGuru di sekolah pertanian Bogor
Penyebab Kematian“Kematian mendadak”

Prasasti Makam No. 24:

“Hier rust / M. G. H. G. Coenen / in leven assistent resident van / Sidhoardjo / geboren 19 Juli 1849 / overleden 18 Januari 1889.”

7.2 Peran dalam Insiden Tjiomas (1886)

PeranDeskripsi
Asisten Residen BuitenzorgMenggantikan Burnaby Lautier di tengah ketegangan antara tuan tanah dan petani
Respon AwalMemimpin polisi ke lokasi serangan, terpaksa mundur saat diserang balik
Operasi MiliterIkut ekspedisi yang menewaskan 33 pribumi dan melukai 54 lainnya
Insiden KontroversialMenawarkan hadiah untuk menembak pemberontak

7.3 Kontroversi “Sayembara”

Bagian paling kontroversial dari peran Coenen:

  • Sayembara uang: “Ik loof ฦ’10,- uit aan wien hem neerlegt” (Saya hadiahkan 10 gulden kepada siapa yang menjatuhkannya)
  • Sayembara makan malam: “een fijn dineetje” (makan malam mewah) dijanjikan kepada letnan KNIL

Insiden ini dikutip sejarawan Schulte Nordholt sebagai contoh “koloniale kermis met prijsschieten op levende doelen” (pasar malam kolonial dengan tembak-buruan pada target hidup) yang menggambarkan mentalitas kolonial yang kejam dan dehumanisasi terhadap pribumi.

7.4 Kematian Mendadak dan Warisan

Coenen meninggal mendadak pada usia 40 tahun, tiga tahun setelah Insiden Tjiomas. Tidak ada informasi tentang penyebab pasti atau apakah ia memiliki keluarga.

Dualisme Coenen:

Sisi PositifSisi Negatif
Lulusan Leiden, intelektual elitTerlibat kekerasan kolonial
Karier cemerlang, dipercaya pemerintahInsiden “sayembara” dehumanisasi
Menyadari perlunya intervensi di TjiomasEksekutor operasi penumpasan
Pernah menjadi guru yang terpujiNoda hitam dalam sejarah kolonial

BAB VIII: ANALISIS TOKOH GURU

8.1 G. A. Hertel-Du Prรฉ (No. 64) – Guru Perempuan Eksplisit

AspekKeterangan
NamaG. A. Hertel-Du Prรฉ
ProfesiOnderwijzeres (Guru Perempuan)
Prasasti“Rust zacht / geliefde / G. A. Hertel-Du Prรฉ / onderwijzeres / 18 3 74.”
Terjemahan“Beristirahatlah dengan tenang / yang tercinta / G. A. Hertel-Du Prรฉ / guru perempuan / 18 Maret 1874.”
KeunikanSatu-satunya makam dengan profesi guru yang disebut eksplisit

Analisis:

  • Nama “Du Prรฉ” menunjukkan kemungkinan asal-usul Prancis atau Walloon (Belgia Prancis)
  • Frasa “geliefde” (yang tercinta) menunjukkan ia dicintai murid-murid atau keluarganya
  • Bukti adanya pendidikan formal Eropa di Sidoardjo
  • Bukti peran perempuan dalam pendidikan kolonial – langka untuk masa itu

8.2 M.C.H.G. Coenen (No. 24) – Mantan Guru

AspekKeterangan
Profesi GuruGuru di sekolah pertanian Buitenzorg (Bogor)
PeriodeAntara tugas di Pasuruan dan Demak (sekitar 1880-an)
CatatanDipilih pemerintah karena “sangat terampil dan rajin”
MaknaContoh guru yang menjadi pejabat tinggi

8.3 Ir. Charles Cramer Jr. (Putra No. 20) – Guru Matematika

AspekKeterangan
Profesi GuruGuru matematika di HBS Semarang
Periode1903-1904 (satu tahun)
CatatanMengajar di sekolah menengah elite untuk Eropa dan pribumi
MaknaContoh guru sebagai batu loncatan karier

8.4 Kesimpulan Tokoh Guru

AspekKesimpulan
Jumlah Guru Eksplisit1 orang (No. 64)
Jumlah Mantan Guru2 orang (Coenen, Cramer Jr.)
Guru Perempuan1 orang (No. 64) – langka untuk masa kolonial
Fungsi GuruPendidikan formal Eropa, pelatihan pegawai, batu loncatan karier
Signifikansi No. 64Bukti keberadaan sekolah Eropa di Sidoardjo dan peran perempuan dalam pendidikan

BAB IX: ANALISIS TOKOH AGAMA

9.1 Tidak Ada Tokoh Agama Formal

Kesimpulan Utama: TIDAK DITEMUKAN satu pun tokoh agama formal seperti:

  • Pastur (pastor)
  • Pendeta (dominee)
  • Misionaris (zendeling)
  • Imam (priester)
  • Bruder atau Suster

9.2 Bukti Kuat Identitas Katolik

Meskipun tidak ada tokoh agama, bukti keagamaan sangat kuat dan menunjukkan bahwa sebagian besar penghuni adalah Katolik Roma.

9.3 Analisis Frasa R.I.P. dan R.I.V.

A. Frasa Latin “R. I. P.” (Requiescat in pace)

Frasa ini muncul di hampir semua makam, termasuk makam anak-anak dan bayi:

No. MakamContoh
3Henri Vincent Adam – R. I. P.
11Susanna Basler – R. I. P.
33Dirk Disselwerff – R. I. P.
70Catharina Van der Hoeven – R. I. P.
89Johanna Maria van Maanen – R. I. P.
100Otto Neyndorff – R. I. P.
130Jozef Ferdinand Reynaert – R. I. P.
178Bartholomeus Thomas Robbรฉ – R. I. P.

B. Frasa Langka “R. I. V.” (No. 103)

No. MakamNamaSimbol
103Julius Abraham NeyndorffR. I. V.

Makna: Tidak diketahui pasti. Mungkin kependekan dari “Requiescat in Vita” (Beristirahatlah dalam kehidupan) atau varian lain. Keunikannya menunjukkan varian lokal atau pribadi.

9.4 Kutipan Alkitab (Wahyu 14:13)

Beberapa makam mengutip ayat Alkitab secara eksplisit.

No. MakamNamaKutipan
144Henriette Sawen“Zalig zijn de dooden die in den Heere ontslapen.” (Berbahagialah orang mati yang mati dalam Tuhan.)
103Julius Abraham Neyndorff“Zalig zijn die in den Heere sterven.” (Berbahagialah mereka yang mati dalam Tuhan.)

Kedua kutipan berasal dari Wahyu 14:13, ayat Perjanjian Baru tentang kebahagiaan orang yang mati dalam iman. Ini adalah simbol teologis yang kuat.

9.5 Simbol Salib

Salib muncul secara eksplisit di beberapa makam:

No. MakamKeterangan
13+ / Hier rust Nelie Christine de Voogth
67Anna Haccou / + Juli 1889
168+ / Louise Segond Von Banchet

Makna: Simbol penebusan dan kebangkitan Yesus Kristus. Dalam tradisi Katolik, salib ditempatkan di makam sebagai tanda pengharapan akan kehidupan kekal.

9.6 Kesimpulan Tokoh Agama

PertanyaanJawaban
Apakah ada tokoh agama formal?TIDAK ADA
Apakah ada bukti keagamaan?SANGAT KUAT
Agama apa yang dominan?KATOLIK ROMA
Siapa umatnya?Awam biasa: pejabat, pengusaha, ibu rumah tangga, anak-anak

BAB X: ANALISIS BAHASA

10.1 Bahasa Belanda (Dominan)

AspekKeterangan
Frekuensi>95% makam
FungsiIdentitas resmi, administrasi, keseharian
Contoh Frasa“Hier rust”, “geboren”, “overleden”, “echtgenoote”, “onze lieveling”

10.2 Bahasa Latin (Identitas Katolik)

AspekKeterangan
Frekuensi>50% makam
FungsiIdentitas keagamaan Katolik
Contoh Frasa“R. I. P.” (Requiescat in pace), “R. I. V.” (varian)

10.3 Bahasa Prancis (Status Sosial Tinggi)

AspekKeterangan
Frekuensi<5% makam
FungsiStatus sosial tinggi, identitas etnis Prancis/Walloon
Contoh“nรฉe De Girardi” (No. 7), Prasasti penuh bahasa Prancis (No. 47)

No. 47 – Magdeleine Fenaux:

“Magdeleine Fenaux / nรฉe le 20 Novembre 1881 / dรฉcรฉdรฉe le 6 Avril 1882.”

10.4 Bahasa Inggris (Ekspatriat)

AspekKeterangan
Frekuensi<3% makam
FungsiIdentitas nasional Inggris
ContohKeluarga Middleton (No. 84-85), Keluarga Stavers (No. 163)

No. 84-85 – Keluarga Middleton:

“In memory of H. F. Middleton”
“Mary Elisabeth / beloved child of H. F. Middleton & A. C. Leyder”

10.5 Frasa-Frasa Unik

No.FrasaBahasaArtiKeunikan
55“Hier zijn wij vreemd. Ginds zijn wij thuis.”Belanda“Di sini kita asing, di sana rumah kita”Frasa filosofis paling indah
43“tot wederziens”Belanda“sampai jumpa lagi”Harapan reuni di akhirat
144“Na een gelukkig samenzijn van 35 jaren”Belanda“Setelah kebahagiaan bersama 35 tahun”Pujian pernikahan panjang
90“Rust zacht lieve pa”Belanda“Beristirahatlah tenang, Ayah sayang”Panggilan sayang anak
97“Rust zacht lieve moeder”Belanda“Beristirahatlah tenang, Ibu sayang”Panggilan sayang anak

BAB XI: ANALISIS SIMBOL

11.1 Simbol Keagamaan

SimbolContoh No. MakamMakna
Salib (+)13, 67, 168Penebusan, kebangkitan Kristus
R.I.P.Hampir semuaDoa agar arwah beristirahat dalam damai
R.I.V.103Varian langka, makna tidak diketahui pasti
Wahyu 14:13103, 144Kebahagiaan orang mati dalam Tuhan

11.2 Simbol Kefanaan (Memento Mori)

SimbolNo. MakamDeskripsiMakna
Jam Pasir Bersayap8“Een gevleugelde zandlooper”Waktu habis, jiwa terbang menuju keabadian

Makna Jam Pasir Bersayap:

  • Jam pasir: Melambangkan waktu yang terus berjalan dan habisnya kehidupan
  • Sayap: Melambangkan jiwa yang terbang menuju keabadian
  • Kombinasi: Simbol klasik Kristen tentang kefanaan dunia dan harapan akan kehidupan setelah mati

11.3 Simbol Status Sosial

SimbolNo. MakamDeskripsiMakna
Lambang Keluarga (Wapen)76Lambang De Kock dalam laurel, mahkota raja, mahkota 5 mutiara, salib ksatriaKebangsawanan, kehormatan, garis keturunan terhormat
Gelar Jonkheer76“Jonkheer Albert Gijsbertus De Kock”Bangsawan Belanda (setara Baron)

Makna setiap elemen lambang De Kock:

  • Lambang keluarga (wapen): Hak istimewa bangsawan
  • Karangan bunga laurel: Simbol kemenangan dan kehormatan
  • Mahkota raja: Pengabdian atau hubungan dengan kerajaan
  • Mahkota dengan 5 mutiara: Tanda kebangsawanan Belanda
  • Salib ksatria: Keanggotaan dalam orde ksatria atau militer

11.4 Simbol Keluarga dan Kasih Sayang

SimbolContoh No. MakamMakna
Makam Kolektif6, 41, 42, 117Persatuan keluarga bahkan setelah kematian
Dua Suami Satu Prasasti156Cinta melampaui satu pernikahan
“Onze lieveling”14, 56, 61, 62, 63, 67, 79, 93, 107, 124, 143, 152, 154, 177, 187Cinta orang tua kepada anak
“Lieve pa” / “Lieve moeder”90, 97Kasih sayang anak kepada orang tua

11.5 Simbol yang Tidak Ditemukan

SimbolKeterangan
Jangka dan Siku-sikuSimbol Freemason – Tidak Ada
Mata yang MelihatSimbol Freemason – Tidak Ada
Tengkorak dan TulangSimbol kefanaan versi lain – Tidak Ada
Bintang DavidSimbol Yahudi – Tidak Ada
Bulan SabitSimbol Islam – Tidak Ada

11.6 Kesimpulan Simbol

  1. Dominasi Simbol Katolik: Salib, R.I.P., dan kutipan Wahyu
  2. Simbol Status yang Jelas: Lambang keluarga De Kock
  3. Simbol Kefanaan yang Indah: Jam pasir bersayap
  4. Simbol Keluarga yang Menyentuh: Frasa-frasa kasih sayang
  5. Tidak Ada Simbol Freemason: Konsisten dengan identitas Katolik

BAB XII: ANALISIS UNSUR PRIBUMI

12.1 Individu dengan Nama Lokal

No.NamaAnalisis
41Caatje Saleka DaniรซlsNama “Saleka” adalah nama lokal (Jawa/Melayu) dengan marga Eropa. Tipikal Indo-Eropa yang diakui secara hukum.
41Paulus DaniรซlsKemungkinan suami atau anak dari Caatje.
59Mevrouw Hinsbeeck – geboren PatrimaNama gadis “Patrima” sangat mungkin lokal. Ia menikah sah dengan orang Eropa.
171Pengkie Tijl“Pengkie” adalah nama panggilan lokal. Kemungkinan seorang babu (pembantu) setia yang dimakamkan oleh majikannya.

12.2 Pernikahan Campur Eropa-Pribumi

No. 59 – Mevrouw Hinsbeeck – geboren Patrima

  • Nama gadis “Patrima” lokal (Jawa/Maluku)
  • Menikah sah dengan Tuan Hinsbeeck (Eropa)
  • Memperoleh status hukum Eropa melalui pernikahan
  • Dimakamkan secara sah di pemakaman Eropa

12.3 Pembantu Setia (Pengkie Tijl)

No. 171 – Pengkie Tijl

  • “Pengkie” bukan nama Belanda, sangat mungkin nama panggilan lokal
  • Kemungkinan adalah babu (pengasuh) atau pembantu setia
  • Setelah meninggal, dimakamkan oleh majikannya (keluarga Tijl) sebagai bentuk penghormatan
  • Satu-satunya makam yang mungkin mewakili suara pribumi dalam konteks pengabdian

12.4 Kehadiran Implisit Pribumi

Keberadaan buruh pribumi tersirat dari profesi orang Eropa yang meninggal di pabrik gula:

No.NamaTempat Meninggal
119W. Poolsuikerfabriek Watoetoelis
172Henrie James TrailWatoetoolis Prambon
184P.J.B. ten Voordesf. Toelangan
192H.F. van der Walsf. Boedoeran

Ribuan buruh bekerja di pabrik-pabrik tersebut, tetapi tidak ada satu pun makam mereka di pemakaman ini.

12.5 Kesimpulan Unsur Pribumi

AspekKesimpulan
Pribumi “Murni”Tidak ada
Indo-EropaAda (Saleka, Patrima)
Pembantu SetiaMungkin (Pengkie Tijl)
Melalui PerkawinanYa (Mevrouw Hinsbeeck-Patrima)
Melalui HukumYa (Caatje Saleka Daniรซls)

Unsur pribumi hadir dalam bentuk yang sudah “di-Eropakan” โ€” melalui darah (Indo), perkawinan, atau pengabdian (babu setia).


BAB XIII: ANALISIS MAKAM UNIK DAN KUTIPAN MENYENTUH

13.1 Peringkat Makam Terunik

PeringkatNo.NamaKeunikan
1156Louis Reis & Johannes JansenDua suami dalam satu prasasti, suara perempuan hilang
255Rudy Martinus GoutFilosofi “Di sini asing, di sana rumah”, penyebab kematian disebut
36Laura, Leo, AdaTiga anak meninggal 3 hari beruntun, tanpa kata-kata
443Johanna van Es & WillekeIbu dan bayi saling menyusul, “buah hati kecilnya”
576Jonkheer De KockSatu-satunya bangsawan, lambang keluarga lengkap
6103Julius NeyndorffR.I.V. (bukan R.I.P.), kutipan Wahyu
78J.H. van den BroekSimbol jam pasir bersayap
820-21Keluarga CramerMakam orang tua tokoh nasional Belanda-Indonesia
964G. A. Hertel-Du PrรฉSatu-satunya guru perempuan eksplisit
1041Caatje Saleka DaniรซlsNama lokal dalam marga Eropa

13.2 Kutipan Paling Menyentuh

No.KutipanMakna
55“Di sini kita orang asing. Di sana rumah kita. Di sana Tuhan menanti kita.”Pengharapan iman yang indah
43“Beristirahatlah dalam damai dan sampai jumpa lagi.”Kerinduan reuni di akhirat
144“Setelah kebahagiaan bersama selama 35 tahun.”Pujian untuk pernikahan panjang
144“Berbahagialah orang mati yang mati dalam Tuhan.”Kutipan Wahyu 14:13
103“Berbahagialah mereka yang mati dalam Tuhan.”Kutipan Wahyu 14:13
90“Beristirahatlah dengan tenang, Ayah sayang.”Kasih sayang anak
97“Beristirahatlah dengan tenang, Ibu sayang.”Kasih sayang anak

13.3 Makam dengan Dua Suami (No. 156)

“Hier rust / mijn geliefde echtgenoot / Louis Reis zland / geboren te Padang 7 februari 1867 / overleden te Sidohardjo 23 September 1908 / Hier rust / mijn geliefde echtgenoot / Johannes Hendricus Jansen / geboren te Padang 22 December 1889 / overleden te Soerabaia 3 November 1928 / R. I. P. / (246)”

Analisis:

  • Satu-satunya makam dengan dua nama suami
  • Nama wanita tidak dicantumkan
  • Kisah cinta lintas waktu: Louis (1908) dan Johannes (1928)
  • Kesetiaan ganda yang diabadikan selamanya

13.4 Makam Tiga Anak Satu Keluarga (No. 6)

“Ter nagedachtenis / aan / Laura, Leo en Ada van Troostenburg de Bruyn / geb. 18 Jan. 1897, 7 Nov. 1899 en 1 Sept. 1902 / overl. 12, 13 en 11 Dec. 1902.”

Analisis:

  • Tiga anak meninggal dalam rentang tiga hari
  • Ada (3 bln) meninggal 11 Des, Laura (5 th) 12 Des, Leo (3 th) 13 Des
  • Fakta ini sendiri adalah puisi duka yang paling menyayat hati
  • Bukti wabah penyakit di Sidoardjo tahun 1902

13.5 Makam Ibu dan Bayi (No. 43)

“Gewijd / aan de nagedachtenis / van mijn innig geliefde echtgenoot / en van ons dierbaar kind / Johanna Augustina Carolina van Es / geb. Vogelesang / geb. 14 Mei 1885 gest. 23 Juni 1905 / en haar kleine lieveling / Willeke / geb. โ€” gest. 20 Juni ’05 / Rust in vrede en tot wederziens.”

Analisis:

  • Willeke lahir dan meninggal 20 Juni 1905
  • Ibunya menyusul tiga hari kemudian, 23 Juni 1905
  • Kisah klasik kematian saat melahirkan
  • Frasa “haar kleine lieveling” (buah hati kecilnya) sangat menyentuh

13.6 Makam dengan Filosofi (No. 55)

“Hier rust / met zijn oma door een / ongeval plotseling van ons / ontrukt ons dierbaar kind / ons broertje / Rudy Martinus Gout / geboren te Tangoelangin / 23/3 1916 / overleden te Soerabaia 3/7 1925. / Rust zacht tot wederziens. / Hier zijn wij vreemd. / Ginds zijn wij thuis. / Daar blijft God / ons wachten.”

Analisis:

  • Penyebab kematian disebut (“kecelakaan”) – sangat jarang
  • Frasa “bersama neneknya” – misterius
  • Filosofi “Di sini kita asing, di sana rumah kita” adalah mahakarya sastra makam
  • Pengharapan iman yang luar biasa indah

BAB XIV: ANALISIS FREEMASON

14.1 Simbol Freemason yang Tidak Ditemukan

SimbolMaknaAda/Tidak
Jangka dan Siku-sikuSimbol paling umum FreemasonTidak Ada
Mata yang MelihatKebijaksanaan ilahiTidak Ada
Huruf “G” di tengah simbolGod (Tuhan) atau GeometryTidak Ada
Tumpukan batuPerjalanan spiritualTidak Ada
Cabang AkasiaKeabadian jiwaTidak Ada
Tengkorak dan Tulang BersilangKefanaan hidupTidak Ada
Bintang Bersinar LimaCahaya kebijaksanaanTidak Ada

14.2 Analisis Simbol Jam Pasir (No. 8)

Simbol jam pasir bersayap pada makam J.H. van den Broek:

  • Makna umum: Simbol klasik kefanaan dan waktu yang berlalu. Sayap melambangkan jiwa yang terbang menuju keabadian.
  • Hubungan dengan Freemason: Jam pasir kadang digunakan dalam simbolisme Masonik, tetapi tanpa sayap. Jam pasir bersayap lebih umum dalam ikonografi pemakaman Kristen tradisional.
  • Kesimpulan: Simbol ini tidak cukup kuat untuk dikaitkan dengan Freemason.

14.3 Tokoh yang Mungkin Terkait

TokohProfesiPotensiBukti
Dr. Charles Cramer Sr.Dokter terpelajarTinggiTidak ada
Jonkheer De KockBangsawan liberalSedangTidak ada

14.4 Kesimpulan Freemason

PertanyaanJawaban
Apakah ada bukti eksplisit?TIDAK ADA
Apakah ada simbol Freemason?TIDAK ADA
Apakah ada tokoh yang mungkin menjadi Freemason?MUNGKIN (Dr. Cramer, Jonkheer De Kock adalah tipe anggota potensial, tetapi tidak ada bukti)

Mengapa tidak ada:

  1. Mayoritas penghuni adalah Katolik (R.I.P.)
  2. Pemakaman umum, bukan khusus elit intelektual
  3. Sidoardjo adalah kota kecil, jaringan Masonik mungkin lebih kuat di kota besar seperti Surabaya
  4. Simbol mungkin ada tetapi tidak tercatat dalam deskripsi tekstual

BAB XV: KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

15.1 Sepuluh Kesimpulan Utama

1. Keluarga Cramer: Permata Sejarah Sidoardjo
Pemakaman ini menyimpan makam orang tua dari Ir. Charles Guillaume Cramer Jr. , putra Sidoardjo kelahiran 1879 yang menjadi insinyur terkemuka, politikus sosialis, anggota parlemen Belanda selama 13 tahun, dan pejuang antikolonial yang membela Soekarno serta kemerdekaan Indonesia.

2. Tokoh Guru: Jejak Pendidikan Kolonial
Ditemukan satu makam guru eksplisit (No. 64: G. A. Hertel-Du Prรฉ, guru perempuan) serta dua mantan guru (Coenen dan Cramer Jr.). Ini membuktikan adanya pendidikan formal Eropa di Sidoardjo dan peran perempuan dalam pendidikan.

3. Tokoh Agama: Katolik Tanpa Pemimpin
Tidak ada tokoh agama formal, namun bukti identitas Katolik sangat kuat: R.I.P., R.I.V., salib, dan kutipan Wahyu 14:13. Penghuni makam adalah awam yang taat.

4. Tingginya Angka Kematian Anak
30-40% makam adalah untuk balita. Wabah tahun 1902 (7 kematian, 3 anak satu keluarga) dan tragedi melahirkan tahun 1920 (keluarga de Quant) menjadi penyebab utama.

5. Jaringan Keluarga yang Kuat
Keluarga Reynaert (11 anggota) adalah klan terbesar, menunjukkan komunitas Indo-Eropa yang mapan selama tiga generasi.

6. Stratifikasi Sosial yang Jelas
Dari bangsawan (Jonkheer De Kock, No. 76) hingga pejabat (Coenen, No. 24) dan pengusaha (Robbรฉ, No. 178), struktur sosial kolonial tercermin jelas.

7. Perkawinan Unik
Ditemukan makam dengan dua suami (No. 156) dan pernikahan campur Eropa-pribumi (No. 59), menunjukkan kompleksitas hubungan sosial.

8. Simbol yang Kaya
Jam pasir bersayap (No. 8), lambang keluarga De Kock (No. 76), dan frasa “onze lieveling” adalah simbol-simbol yang memperkaya makna pemakaman.

9. Unsur Pribumi yang Terbatas
Hadir dalam bentuk nama lokal (Saleka, Patrima, Pengkie) tetapi selalu dalam konteks yang sudah “di-Eropakan” โ€” melalui darah, perkawinan, atau pengabdian.

10. Tidak Ada Freemason
Tidak ditemukan bukti atau simbol yang mengindikasikan keanggotaan dalam organisasi Freemason, konsisten dengan identitas Katolik yang dominan.

15.2 Rekomendasi Penelitian Lanjutan

No.RekomendasiTujuan
1Penelusuran Arsip Keluarga CramerMencari surat, memoar, atau foto Ir. Cramer Jr. tentang masa kecilnya di Sidoardjo
2Studi Hubungan Ayah-Anak CramerMenganalisis pengaruh ayah (dokter liberal) terhadap putra (sosialis antikolonial)
3Penelitian Rumah Kelahiran Cramer Jr.Mencari lokasi rumah Dr. Cramer Sr. di Sidoardjo tahun 1879
4Studi Banding dengan Tokoh LainMembandingkan Cramer Jr. dengan tokoh Indo-Eropa lain yang pro-kemerdekaan
5Penelusuran Identitas G. A. Hertel-Du PrรฉMencari informasi lebih lanjut tentang guru perempuan satu-satunya
6Penelitian Wabah 1902Menelusuri penyebab kematian massal di Sidoardjo tahun 1902
7Penelitian Makam No. 156Mencari identitas wanita dengan dua suami

15.3 Rekomendasi Konservasi

No.MakamAlasanPrioritas
1No. 20-21 (Keluarga Cramer)Nilai sejarah nasional Belanda-IndonesiaTertinggi
2No. 76 (Jonkheer De Kock)Satu-satunya bangsawan dengan lambang keluargaTinggi
3No. 8 (Jam Pasir Bersayap)Simbol unik yang langkaTinggi
4No. 156 (Dua Suami)Makam paling unik secara sosialSedang
5No. 64 (Guru Perempuan)Bukti pendidikan dan peran perempuanSedang

BAB XVI: EPILOG

Pemakaman Eropa Sidoardjo, dengan 204 makamnya, bukan sekadar kumpulan batu nisan. Ia adalah:

  • Arsip sosial komunitas kolonial selama 70 tahun (1862-1931)
  • Kesaksian bisu tingginya angka kematian bayi dan wabah penyakit
  • Cermin stratifikasi sosial dari bangsawan hingga rakyat biasa
  • Bukti percampuran budaya Eropa dan pribumi
  • Galeri simbol iman, harapan, cinta, dan status sosial
  • Tempat peristirahatan orang tua seorang putra terbaik Sidoardjo yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia

Tujuh kutipan berikut merangkum esensi pemakaman ini:

No.KutipanMakna
55“Di sini kita orang asing. Di sana rumah kita. Di sana Tuhan menanti kita.”Iman dan pengharapan
43“Beristirahatlah dalam damai dan sampai jumpa lagi.”Kerinduan reuni
144“Setelah kebahagiaan bersama selama 35 tahun.”Cinta sejati
64“Rust zacht, geliefde, onderwijzeres.”Penghormatan untuk guru
156“Hier rust mijn geliefde echtgenootโ€ฆ Hier rust mijn geliefde echtgenootโ€ฆ”Cinta pada dua suami
6“Laura, Leo, Adaโ€ฆ overl. 12, 13 en 11 Dec. 1902.”Tragedi wabah
20-21Makam Dr. Cramer Sr. dan istrinya“Di sini lahir seorang pejuang kemerdekaan.”

Bagi Ir. Charles Guillaume Cramer Jr. , yang lahir di Sidoardjo tahun 1879 dan meninggal di Haarlem tahun 1976, “di sana rumah kita” mungkin bermakna ganda: surga di akhirat, dan Indonesia merdeka yang ia perjuangkan sepanjang hayatnya. Ironisnya, ia tidak pernah bisa dimakamkan di samping orang tuanya di Sidoardjo, tetapi namanya akan selalu terukir dalam sejarah sebagai putra terbaik yang lahir di kota ini.

Pemakaman ini mengajarkan kita bahwa sejarah tidak pernah hitam-putih. Ada Dr. Cramer Sr. yang terhormat, ada putranya yang antikolonial, ada Coenen yang kontroversial, ada guru perempuan yang terlupakan, ada ibu dan bayi yang meninggal bersama, dan ada tiga anak yang mati dalam tiga hari. Semua adalah bagian dari mozaik kehidupan kolonial yang kompleks.

“Zalig zijn de dooden die in den Heere ontslapen.”
โ€” Berbahagialah orang mati yang mati dalam Tuhan.


BAB XVII: LAMPIRAN

17.1 Daftar Singkatan

SingkatanKepanjanganArti
geb.geborenlahir
overl.overledenmeninggal
R.I.P.Requiescat in paceBeristirahatlah dalam damai
R.I.V.?Variasi R.I.P. (hanya di No. 103)
sf.suikerfabriekpabrik gula
gep.gepensioneerdpensiunan
Wed.Weduwejanda
onderwijzer(es)guru (laki-laki/perempuan)
HBSHogere Burger SchoolSekolah Menengah Atas

17.2 Daftar Pabrik Gula

Nama PabrikLokasiNomor Makam
WatoetoelisSidoardjo119
WatoetoolisPrambon172
ToelanganSidoardjo184
BoedoeranSidoardjo192

17.3 Daftar Tokoh Guru

No.NamaStatus GuruKeterangan
64G. A. Hertel-Du PrรฉGuru Perempuan (eksplisit)Satu-satunya makam dengan profesi guru
24M.C.H.G. CoenenMantan GuruMengajar di sekolah pertanian Bogor
Ir. Charles Cramer Jr.Mantan GuruGuru matematika HBS Semarang 1903-1904

17.4 Daftar Tokoh Penting (Peringkat Final)

PeringkatNo.NamaStatusSignifikansi
120Dr. Charles Cramer Sr.Dokter, Perwira Oranje-NassauAyah tokoh nasional, lahir Amsterdam, meninggal Sidoardjo
221Wilhelmina GebhardtIbuMeninggal setahun setelah melahirkan tokoh nasional
324M.C.H.G. CoenenAsisten ResidenLulusan Leiden, mantan guru, terlibat Insiden Tjiomas
476Jonkheer De KockBangsawanSatu-satunya dengan lambang keluarga
564G. A. Hertel-Du PrรฉGuru PerempuanSatu-satunya guru eksplisit, langka untuk masa kolonial
699S.P.L.D. NiepcePensiunan Asisten ResidenGenerasi tertua (lahir 1804)
7178Bartholomeus RobbรฉManajer TokoSatu-satunya profesi swasta dengan nama perusahaan
838Dideriek DerksMayor ArtileriPangkat militer tertinggi

17.5 Kronologi Keluarga Cramer

TahunPeristiwa
1837Dr. Charles Cramer Sr. lahir di Amsterdam
1845Wilhelmina Gebhardt lahir
186?Dr. Cramer Sr. dan Wilhelmina menikah
1879Ir. Charles Cramer Jr. lahir di Sidoardjo
1880Wilhelmina meninggal di Sidoardjo (dimakamkan No. 21)
1901Cramer Jr. lulus insinyur dari Delft
1902-1903Cramer Jr. bekerja di proyek air Surabaya
1903-1904Cramer Jr. guru matematika di HBS Semarang
1903Cramer Jr. menikah dengan Eugรฉnie Eilbracht
1918Dr. Cramer Sr. meninggal di Sidoardjo (dimakamkan No. 20)
1918-1923Cramer Jr. anggota Volksraad pertama
1922Pernikahan Cramer Jr. bubar
1925-1937Cramer Jr. anggota Tweede Kamer
1930-1931Cramer Jr. membela Soekarno
1942-1945Cramer Jr. diinternir Jepang di Jawa
1976Cramer Jr. meninggal di Haarlem, usia 97 tahun

17.6 Pohon Keluarga Reynaert

GENERASI 1 (1820-1850):
Jean Franรงois Laurent Reynaert (1826-1881) [No. 127]
Jean Barend Reynaert (suami Maria Watson) [No. 149]

GENERASI 2 (1850-1880):
โ”œโ”€โ”€ Jean Augustave Reynaert (1847-1860) [No. 129] โ€  muda
โ”œโ”€โ”€ Johan Gerard Philip Reynaert (1855-1919) [No. 128]
โ”œโ”€โ”€ Jozef Ferdinand Reynaert (1856-1891) [No. 130]
โ”œโ”€โ”€ Anna Christina Reynaert (1857-1882) [No. 133]
โ”‚   โ””โ”€โ”€ Menikah dengan Johannes Pabst (1850-1893) [No. 132]
โ”œโ”€โ”€ Johanna Adolphina Reynaert (1858-1884) [No. 126]
โ”œโ”€โ”€ Catharina Reynaert (1861-1897) [No. 131]
โ”‚   โ””โ”€โ”€ Menikah dengan Pabst (saudara Johannes?)
โ”œโ”€โ”€ Gustaaf Alexander Reynaert (1865-1889) [No. 134]
โ””โ”€โ”€ Johanna Louisa Reynaert (?-1903) [No. 135]

GENERASI 3 (1880-1910):
โ”œโ”€โ”€ Jean Gerard Louis Reynaert (1889-1909) [No. 136]
โ”œโ”€โ”€ Adolphine Reynaert (1891-1919) [No. 137]
โ””โ”€โ”€ (Anak-anak dari pernikahan dengan Pabst)

17.7 Daftar Makam dengan Simbol Khusus

No. MakamNamaSimbol Khusus
8J.H. van den BroekJam pasir bersayap
13Nelie Christine de VoogthSalib (+)
67Anna HaccouSalib (+)
76Jonkheer De KockLambang keluarga lengkap
103Julius NeyndorffR.I.V. (varian R.I.P.)
168Louise Segond Von BanchetSalib (+)

17.8 Daftar Kutipan Menyentuh

No.Kutipan (Bahasa Asli)Kutipan (Terjemahan)
55“Hier zijn wij vreemd. Ginds zijn wij thuis. Daar blijft God ons wachten.”“Di sini kita orang asing. Di sana rumah kita. Di sana Tuhan menanti kita.”
43“Rust in vrede en tot wederziens.”“Beristirahatlah dalam damai dan sampai jumpa lagi.”
144“Na een gelukkig samenzijn van 35 jaren.”“Setelah kebahagiaan bersama selama 35 tahun.”
144“Zalig zijn de dooden die in den Heere ontslapen.”“Berbahagialah orang mati yang mati dalam Tuhan.”
103“Zalig zijn die in den Heere sterven.”“Berbahagialah mereka yang mati dalam Tuhan.”
90“Rust zacht lieve pa.”“Beristirahatlah dengan tenang, Ayah sayang.”
97“Rust zacht lieve moeder.”“Beristirahatlah dengan tenang, Ibu sayang.”

AKHIR LAPORAN FINAL

Pasuruan, 16 Maret 2026

Achmad Budiman Suharjono


KONDISI TERKINI SITUS MAKAM KOLONIAL DI SIDOARJO

Berdasarkan Kesaksian Masyarakat di Media Sosial (2021-2023)


Disusun untuk: Dokumentasi Warisan Budaya dan Advokasi Pelestarian
Sumber Informasi: Grup Facebook “SIDOARJO MASA KUNO”
Periode Unggahan: 2021 – 2023
Tanggal Laporan: 18 Maret 2026


RINGKASAN EKSEKUTIF

Dua unggahan penting dari grup Facebook “SIDOARJO MASA KUNO” mengungkapkan kondisi kritis dan kepunahan total situs-situs makam kolonial Belanda di wilayah Sidoarjo. Kesaksian langsung dari masyarakat yang tinggal di dekat lokasi memberikan bukti nyata bahwa warisan sejarah tersebut sedang atau telah lenyap akibat desakan kebutuhan lahan pemakaman dan minimnya perlindungan dari pihak berwenang.

LokasiTahun UnggahanKondisi yang Dilaporkan
Makam Buduran2021Pembongkaran besar-besaran, artefak lenyap
Makam Boedoeran2023Telah rata dengan tanah

1. MAKAM BUDURAN (Unggahan 2021)

1.1 Identitas dan Lokasi

  • Pengunggah: Suryadharma, Anggota grup “SIDOARJO MASA KUNO”
  • Lokasi: Dekat jalan layang Buduran, Sidoarjo (dari arah Sidoarjo sebelah kiri jalan, masuk gang)
  • Nama Sekarang: Makam Kristen Buduran
  • Kedekatan dengan Rumah: Pengunggah tinggal dekat makam dan mengetahui perkembangannya sejak kecil

1.2 Kondisi Historis (Masa Lalu)

  • Kompleks makam Belanda dengan patung dan pilar-pilar indah
  • Jumlah makam cukup banyak (meski tidak sampai seratus)
  • Hanya sedikit makam pribumi di kompleks tersebut

1.3 Kondisi Terkini (2021)

  • Kondisi umum: “Sangat mengenaskan” dan “mengarah ke musnah”
  • Penyebab: Desakan kebutuhan lahan makam Kristen yang sangat terbatas
  • Proses pembongkaran:
  • Makam Belanda dibongkar dan dijadikan kuburan baru
  • Jenazah baru ditumpuk di dalam makam Belanda
  • Batu nisan bersejarah diganti dengan nama penghuni baru
  • Artefak dan batu nisan asli lenyap

1.4 Makam-Makam yang Hilang

A. Johanna Augustina van Es (Terkait Data Makam No. 43)

AspekKeterangan
NamaJohanna Augustina van Es
Data Kelahiran1885
Data Kematian1905
Deskripsi MakamBatu nisan sangat indah, terbuat dari marmer putih, berbentuk patung malaikat
Kondisi 2021Makam telah dibongkar dan lenyap. Hanya bagian bawah batu nisan yang tersisa (berisi tanggal dan ungkapan kasih sayang dalam bahasa Belanda)

Catatan Penting: Dalam data analisis makam yang telah disusun sebelumnya, makam ini adalah Makam No. 43 atas nama Johanna Augustina Carolina van Es, bersama bayinya Willeke. Makam ini termasuk dalam peringkat 4 makam terunik dengan kutipan menyentuh “Rust in vrede en tot wederziens” (Beristirahatlah dalam damai dan sampai jumpa lagi). Kini, artefak patung malaikatnya telah lenyap.

B. Johanna Chatarina van Verhoeven

AspekKeterangan
NamaJohanna Chatarina van Verhoeven
Tempat LahirBatavia
Tempat MeninggalSidoardjo
Kondisi 2021Telah lenyap

Catatan: Nama ini tidak tercantum dalam data 204 makam yang dianalisis sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa makam ini kemungkinan adalah makam baru setelah periode pencatatan.

1.5 Ironi Lokasi

Pengunggah menyoroti ironi bahwa lokasi makam ini justru berada tepat di depan Museum Mpu Tantular Sidoarjo, museum utama kabupaten, namun tidak ada upaya pelestarian yang dilakukan.


2. MAKAM BOEDOERAN (Unggahan 4 Februari 2023)

2.1 Identitas dan Pengunggah

  • Pengunggah: Sudi Harjanto (Admin grup “SIDOARJO MASA KUNO”)
  • Judul Unggahan: “Makam kristen Boedoeran . Makam Belanda Boedoeran Sidoarjo”

2.2 Pernyataan Kondisi Paling Kritis

Unggahan ini memberikan pernyataan yang sangat tegas dan memilukan:

“ITU TELAH LENYAP โ€ฆ. RATA DENGAN TANAH”

2.3 Dokumentasi Historis

Unggahan menyertakan foto lama dengan keterangan:

  • “Boedoeran II begraafplaats”
  • Tanggal: “09-01-1921”

Foto ini kemungkinan adalah dokumentasi ketika makam tersebut masih terawat dan utuh.

2.4 Kaitan dengan Data Analisis Makam

  • Dalam data 204 makam yang dianalisis sebelumnya, Boedoeran muncul sebagai lokasi kematian (No. 192: H.F. van der Wal, meninggal di “sf. Boedoeran”)
  • Makam-makam di Boedoeran kemungkinan besar adalah tempat peristirahatan para manajer, teknisi, dan keluarga Eropa yang bekerja di Pabrik Gula Boedoeran
  • Kini, dengan pernyataan “rata dengan tanah”, semua data historis dari makam-makam di lokasi tersebut ikut hilang selamanya

3. ANALISIS DAN IMPLIKASI

3.1 Pola Kepunahan Situs

Dari kedua unggahan, terlihat pola yang konsisten:

TahapProses
1Kebutuhan lahan pemakaman baru meningkat
2Makam lama (kolonial) dianggap tidak bernilai
3Pembongkaran dilakukan tanpa dokumentasi
4Jenazah baru ditumpuk di atas makam lama
5Artefak dan batu nisan bersejarah lenyap
6Situs kehilangan identitas historisnya

3.2 Ironi dan Kritik

A. Ironi Museum Mpu Tantular
Makam Buduran berada tepat di depan Museum Mpu Tantular, museum utama Kabupaten Sidoarjo. Namun, tidak ada intervensi dari pihak museum atau Pemkab untuk menyelamatkan situs tersebut. Ini menunjukkan lemahnya koordinasi dan prioritas pelestarian cagar budaya.

B. Kegagalan Perlindungan Hukum
Tidak adanya perlindungan hukum yang efektif menyebabkan situs-situs bersejarah ini musnah tanpa perlawanan. Makam yang telah berusia lebih dari 100 tahun (seperti Johanna van Es) dihancurkan hanya untuk kebutuhan lahan jangka pendek.

3.3 Dampak Kehilangan

AspekDampak
SejarahHilangnya bukti fisik keberadaan komunitas kolonial di Sidoardjo
SeniLenyapnya artefak seni makam seperti patung malaikat marmer putih
GenealogiHilangnya data penting untuk penelusuran silsilah keluarga
EdukasiGenerasi mendatang tidak dapat belajar dari bukti fisik sejarah

4. KESIMPULAN

  1. Makam Buduran: Mengalami pembongkaran besar-besaran, termasuk makam Johanna van Es (No. 43) yang memiliki nilai sejarah dan seni tinggi. Hanya bagian bawah yang tersisa pada tahun 2021, dan kemungkinan kini telah hilang total.
  2. Makam Boedoeran: Telah lenyap sepenuhnya, rata dengan tanah. Tidak ada lagi sisa yang tersisa.
  3. Kehilangan Permanen: Data makam yang telah dianalisis sebelumnya (No. 43) kini hanya tinggal catatan. Artefak fisiknya (patung malaikat marmer putih) telah lenyap selamanya.
  4. Peringatan Terakhir: Unggahan-unggahan ini menjadi dokumentasi terakhir sebelum kepunahan total situs-situs tersebut.

5. REKOMENDASI

No.RekomendasiPihak Terkait
1Inventarisasi segera semua situs makam kolonial yang tersisa di SidoarjoDinas Kebudayaan, Museum Mpu Tantular
2Penetapan status cagar budaya untuk melindungi dari pembongkaranPemkab Sidoarjo, Tim Ahli Cagar Budaya
3Dokumentasi digital (foto, video, pemindaian 3D) untuk penyelamatan dataAkademisi, komunitas sejarah
4Sosialisasi kepada pengelola makam tentang nilai sejarah situsDinas Kebudayaan, tokoh agama
5Evaluasi kebijakan penggunaan lahan makam yang tidak mengabaikan nilai sejarahPemkab Sidoarjo

6. PENUTUP

Kedua unggahan dari grup “SIDOARJO MASA KUNO” ini adalah saksi mata dan peringatan terakhir sebelum situs-situs tersebut punah. Mereka menyuarakan keprihatinan yang tidak terdengar oleh pihak berwenang. Makam Johanna van Es dengan patung malaikatnya, makam Boedoeran dengan sejarah pabrik gulanya, kini hanya tinggal kenangan dalam foto dan catatan.

Jika tidak ada tindakan segera, seluruh warisan makam kolonial di Sidoarjo akan lenyap dalam beberapa tahun ke depan, dan generasi mendatang hanya akan membaca kisahnya dari laporan seperti ini, tanpa pernah melihat bukti fisiknya.


“ITU TELAH LENYAP โ€ฆ. RATA DENGAN TANAH”
โ€” Sudi Harjanto, 2023

“Sekarang yang ada cuma bagian bawah batu nisan yang berisi tanggal lahir dan kematian serta ungkapan kasih sayang keluarganya”
โ€” Anggota grup “SIDOARJO MASA KUNO”, 2021


Daftar Lengkap Makam Eropa di Sidoarjo (Hingga Tahun 1931)

(Algemeene begraafplaats).

1) Jeane Alsdorf / 14 December 1887 / 7 Juli 1892.

2) Hier rust / Christian Theunis / Van Ammers / geb. 22 Sept. 1842 / overl. 11 Juni / 1900.

3) Hier rust / Henri Vincent Adam / geboren 31 Maart 1882 / overleden 19 September 1922 / R. I. P. /

4) Alberti.

5) Hier rust / mijn innig geliefde echtgenoote / en moeder / Julia Petronella Antonio / geb. Richard Bruno / geb. 8 februari 1874 / overl. 28 Juni 1904.

6) Ter nagedachtenis / aan / Laura, Leo en Ada van Troostenburg de Bruyn / geb. 18 Jan. 1897, 7 Nov. 1899 en 1 Sept. 1902 / overl. 12, 13 en 11 Dec. 1902.

7) Elise van den Broek / nรฉe De Girardi / 12 Juin 1849.

8) Hier rust / J. H. van den Broek / geb. 5 October 1869 / te Bezoeki / overl. 9 Juli 1896 / te Sidhoardjo /. (Een gevleugelde zandlooper).

9) Reinder Jan Albert Bouricius / geb. 12 Febr. 1850 / overl. 24 Nov: 1875.

10) Frits Boubot.

11) Hier rust / Susanna Basler / geb. den 9 Maart 1875 / overl. den 11 October 1875 / R. I. P.

12) Hier rust / Th. Th. Blume / Mollet / geb. Loemadjang 9 December 1881 / overl. Sidoardjo 21 September 1921.

13) + / Hier rust / Nelie Christine de Voogth / echtgenoote van / V. E. van den Broek / geb. 20 September 1879 / overl. 28 Januari 1923.

14) Hier rust / onze jongste lieveling / Herman Eduard / Christian Brouerius / Van Nidek / geb. 22 Juli 1884 / overl. 18 Sept. 1888. / Rust zacht. /

15) Herman Baas Becking / geb.te Zelhem 18 April 1846 / overl. 4 Juni 1897.

16) Hier rust / Maria Jacoba / Van Berkel / geb. Halder de la Laine / geb. te Delft 1819 / overl. te Porrong 1897 / Rust in vrede.

17) Hier rust / J. C. R. Beyer / geb. 4 Maart 1849 / overl. 10 Juli 1918 / zijne echtgenoote / en kinderen /

18) Hier rust / Louise Maria Briรซl / geb. en overl. 6 Dec. / 1906.

19) Hier rust / Johanna / Helena Camphuisen / geb. Groos / geb. 12 Augustus 1811 / overleden 27 Juni 1887.

20) Hier rust / Dr. Charles Guillaume Cramer / officier Oranje Nassau orde / oud civiel geneesheer / te Sidoardjo / geb. te Amsterdam / 9e Juni 1837 / overleden te Sidoardjo / 9e December 1918.

21) Hier rust / Wilhelmina Elizabeth Gebhardt / echtgenoote van Dr. Ch. G. Cramer / geb. 28e Juni 1845 / overleden te Sidhoardjo 16e Mei 1880.

22) Willy Jeannette / Cohen / geb. 9 Sept. 1914 / overl. 18 April 1916 /

23) Hier rusten / onze zoons / Willem en Alphonse / Camphuunder / geboren 27 Maart 1878 en 7 Maart 1880 / beide overleden / den 2en Maart 1910.

24) Hier rust / M. G. H. G. Coenen / in leven assistent resident van / Sidhoardjo / geboren 19 Juli 1849 / overleden 18 Januari 1889.

25) Hier rust / W. J. Colenbrander / geb. 20 November 1872 / overl. 11 November 1911.

26) Hier rust / A. W. Colenbrander / geb. 16 Juli 1870 / overl. 29 Juni 1909.

27) Ter herinnering / aan / onze goede vader / H. G. Christiaan / R. I. P.

28) Hier rust / mijn geliefde echtg. / Josephine Eudoxia / Claase geb. Zange / geb. 29 July 1854 / overl. 24 Oct. 1889.

29) H. J. Colman. / Rust in vrede beste broeder /

30) Hier rust / Jeanne Caspersz / geb. 1 Sept. 1884 / overl. 31 Juli 1909.

31) Hier rust / Wed. A. A. Claassen-Meyer / geboren te Banda Neira / 2 Juni 1855 / overleden te Prambon / 20 November 1911.

32) Ter nagedachtenis / van / Samuel Sick / 9-4-1883 โ€” 4-6-1906. / Wilhelmina Croquรฉ-Sick / 31-1-1892 โ€” 24-4-1911 / Samuel Croquรฉ / 19-3-1911 โ€” 1-5-1911. / Rust zacht dierbaren. /

33) Hier rust / Dirk Disselwerff / geb. te Rotterdam / 9 Mei 1826 / overl. te Toelangan / 22 Sept. 1898 / R. I. P.

34) Hier rust / C. E. van Doornum / Lesel / geb. 13 Aug. 1870 / overl. 11 Aug. 1903.

35) Hier rust / G. W. C. Dressler / geb. 17 Dec. 1834 / overl. 6 Juni 1891.

36) Margaretha Dull / oud 2 maanden.

37) W. F. Donkersloot / geb. / Godin / overleden / 24 November 1875.

38) Rust zacht / Dideriek Jean Derks / gep. majoor der artie / geb. te Menado 18 29 12 40 / overl. Soerabaia / 19 12 8 04 /.

39) Onze / onvergetelijke lieveling / Emile Derks / geb. 20 Sept. 1882 / overl. 16 Dec. 1882 /

40) En onze geliefde moeder / Wilhelmina Charlotte Derks / geb. van Affelen van Saemsfoort / geb. 26-8-1846 overl. 27-7-1920

41) Hier rusten / Caatje Saleka Daniรซls / overl. 16 Juli 1917 / en / Paulus Daniรซls / overl. 7 December 1925.

42) Hier rusten / wed. Ch. van Domburg / oud 84 jaren / overl. 14 April 1920 / H. J. van Domburg Scipio / oud 40 jaren / overl. 24 Mei 1925. / en / onze geliefde beminde / echtgenoot en vader / R. A. van Domburg Scipio / geb. te Semarang 11 Juni 1856 / overl. te Djokja 24 Juni 1927.

43) Gewijd / aan de nagedachtenis / van mijn innig geliefde echtgenoot / en van ons dierbaar kind / Johanna Augustina Carolina van Es / geb. Vogelesang / geb. 14 Mei 1885 gest. 23 Juni 1905 / en haar kleine lieveling / Willeke / geb. โ€” gest. 20 Juni ’05 / Rust in vrede en tot wederziens. /

44) Hier rust / Jacobus Pieter / Eijtsema / geboren den 19e January 1863 / overleden den 14e April 1863.

45) Hier rust / Gustaaf Flohr. / Vrede zij U / tot in eeuwigheid / geb. 25 Nov. 1925 / overl. 18 Jan. 1907. (2E)

46) Hier rust / Ulrich Antoine / Flohr / God zij met U.

47) Magdeleine Fenaux / nรฉe le 20 Novembre / 1881 / dรฉcรฉdรฉe le 6 Avril / 1882.

48) Hier rust / Christiaan Fredriksz / geb. 18 Februari 1857 / overleden 13 Maart / 1891 /

49) Hier rust / onze vader / Jan Fredriksz / geb. 16-12-1853 / overl. 27-9-1923

50) Hier rust / onze lieve moeder / en grootmoeder / Mevrouw Anna Titia Falkman / geb. te Soemenep / op 25 Mei 1858 / overl. te Sidoardjo / op 28 Februari 1929.

51) C. E. la Fontaine / geb. Gebhardt / overl. 28 Januari 1903

52) Hier rust / Johan Hendrik Goudriaan / geb. te Solo 25 April 1891 / overl. te Sidhoardjo 1 October 1931. (3F)

53) Hier rust / Willem Grondijs / 18 16 Januari 88 / 8 October

54) Hier rust / Johan Gatsonides / overleden / 8-1-1894.

55) Hier rust / met zijn oma door een / ongeval plotseling van ons / ontrukt ons dierbaar kind / ons broertje / Rudy Martinus Gout / geboren te Tangoelangin / 23/3 1916 / overleden te Soerabaia 3/7 1925. / Rust zacht tot wederziens. / Hier zijn wij vreemd. / Ginds zijn wij thuis. / Daar blijft God / ons wachten.

56) Hier rust / onze jongste lieveling / Louise Charlotte Constantine de Graaf / geb. te Prambon 13 Mei ’90 / overl. aldaar 29 Mei ’93 / Rust zacht / (no. 37)

57) Hier rust / onze innig geliefde echtgenoot / vader en grootvader / Hendrik Simon Guttenberg / geb. te Probolinggo 13-3-1870 / overl. te Sidhoardjo 22-8-1931. /

58) Hier rust / onze geliefde moeder / Johanna Susanna Hornung / geb. 22 Mei 1842 / overl. 10 februari 1903. / Hier rust / Eduard Jacobus Hornung / geb. te Probolinggo 2 Mei 1863 / overl. te Soerabaia 18 December 1926 / in leven gepensionneerd bouwk. ambt. S.S. / Rust in vrede.

59) Hier rust / mijn geliefde echtgenoote / moeder en grootmoeder / Mevrouw Hinsbeeck / geboren Patrima / overleden den / 26 December 1926 / (2C)

60) Hier rust / Albert Anton Johan / Holst / geb. 6 Juli 1882 / overl. 29 October 1883.

61) Hier rust / onze lieveling / Carel Alexander / Hornung / geb. 4 Dec. 1925. S. D. A. overl. 17 Juli 1926

62) Hier rust / onze lieveling / Gerardus Johannes de Haas / geb. 2 Dec. 1886 / overl. 15 Januari 1889.

63) Hier rust / onze lieveling / Eduard Henry Wilhelmus de Haas / geb. 7 Mei 1885 / overl. 1 Oct. 1886.

64) Rust zacht / geliefde / G. A. Hertel-Du Prรฉ / onderwijzeres / 18 3 74.

65) Hier rust / onze lieveling / Freddy Hartsteen / geb. 26 Sept. 1910 / overl. 8 Nov. 1910 / R. I. P. /

66) Hier / rust mijn lieveling / A. C. van Hek / geb. 8 Januari 1913 / overl. te Porong / 24 Juni 1924.

67) Hier rust / onze lieveling / Anna Haccou / oud 3ยฝ jaar / + Juli 1889. /

68) Hier rust / onze geliefde vader / behuwd en grootvader / Philip Hendrik Hoeke / geb. 10 Juli 1869 / overl. 1 Juli 1924. / Rust in vrede.

69) Hier rust / Jan Haas / geb. 1 July 1804 / overl. 28 Sept. / 1882.

70) Hier rust / mijn geliefde echtgenoote / Catharina Hendrika Charlotta Van der Hoeven / geb. Scipio / geb. te Batavia 16 October 1861 / overl. te Prambon 9 Juli 1918 / R. I. P.

71) Hier rust / het / stoffelijk overschot / van / mijn lieveling / A. O. A. Jellema / geb. 7 December 1891 / overl. 15 Maart 1903.

72) Hier rust / J. G. Johannes / geb. te Timor Koepang / 27 Sept. 1849 / overl. te Sidhoardjo / 30 Sept. 1921 /.

73) Hier rust / Jan Jansen / Rust in vrede. โ€ข

74) Hier rust / Ernestine Melanie / Kopp / geb. te Soerabaja 18 4 81 / overl. 18 2 90.

75) Hier rust / J. J. de Kosta / oud 66 jaren.

76) Hier rust / Jonkheer Albert Gijsbertus / De Kock / geboren 3 October 1864 / overleden 14 April 1897 / (Hieronder het wapen De Kock in een lauwerkens, waarboven een koningskroon; boven het wapen een kroon van 5 parels; onder aan het schild hangt een ridderkruis).

77) Hier ligt onze kleine lieveling / Bennie de Kock / geb. 17 Februari 1906 / gest. 20 Januari 1908 / Rust zacht lief kindje /

78) Hier rust / J. van Wijngaarden / echtgenoote / van / J. P. Koopen / geb. te Rotterdam / 28 Juni 1908 / overl. Sf. Sroenie / 18 Nov. 1926 / Rust zacht. /

79) Hier rust / onze lieveling / Herbert William Keasberry / geb. 12 Sept. 1893 / overl. 11 April 1894.

80) Hier rust / Hendrik Klasing / geboren 31 Mei 1860 / overleden 14 Juli 1912. (no. 233)

81) Hier rust / A. C. W. Kolmus / geb. Gunsch / overl. 15 Sept. 1862.

82) Hier rust / J. W. A. van der Kerk / oud 65 jaar / (1A)

83) Hier rust / Jakob Ligvtoet / geb. 6 January 1841 / overleden / 15 November / 1880.

84) In memory / of / H. F. Middleton / 5-4-1844 โ€” 18-6-1896 /

85) Mary Elisabeth / beloved child / of H. F. Middleton / & A. C. Leyder / 1886.

86) Hier rust / Marie van Maanen / geboren 23 Augustus 1853 / overleden 4 Juni 1903 /

87) Hier rust / onze zuster / Jans van Maanen / overleden 27 Augustus 1913. /

88) Abraham Gerard Van Maanen / geboren 7 Sept. 1844 / overl. 11 Maart 1887.

89) Hier rust / onze lieve moeder / Johanna Maria van Maanen / geb. Say / geboren 15 October 1814 / overleden 26 Juli 1904 / R. I. P.

90) Hier rust / C. K. A. Middelaer. / Rust zacht lieve pa.

91) Hier rust / Simon Mayaut / geb. 26 Sept. ’23 / overl. 22 Nov. ’23. /

92) Hier rust / onze geliefde dochter / Adeline Charlotte Meyer / geb. te Sampang 28 April 1905 / overl. te Sidoardjo 18 Sept. 1927 / diep betreurd door hare / ouders – broeder en zuster / W. Ch. Meyer / en / kinderen. / (2H)

93) Hier rust / onze lieveling / Ch. E. Luksemburg / geb. 30 Oct. 1926 / overl. 3 Jan. 1930 / Rust zacht lieve Eddie / (132 C)

94) Hier rust / mijn dierbare echtgenoot / C. O. van Nieuwenhuyze / geboren 8 October 1897 en / overleden 17 Mei 1927.

95) Hier rust / ons kindje / Hans Benno Neujean / geb. 2 Feb. 1927 / (no. 215-A) overl. 6 Feb.

96) C. B. Noll / geb. 19 Dec 1850 / overl. 8 Oct 1871.

97) Hier rust / C. W. Niggebrรผgge / geb. Lobry / overleden te Sidhoardjo / 19 Augustus 1875 / in den ouderdom van 38 jaar / Rust zacht lieve moeder.

98) Hier rust / A. J. Th. Niggebrรผgge / overleden te Sidhoardjo / 24 October 1879 / in den ouderdom van 50 jaar.

99) Hier rust / Stephanus Petrus Laurentius / David Niepce / in leven gep. ass. resident / geb. 9 December 1804 / overl. 7 April 1874.

100) Hier rust / ons geliefd zoontje / Otto Neyndorff / geb. 6 April ’93 / overl. 21 Aug. ’96. / R. I. P.

101) Hier rust / onze geliefde moeder / J. C. Neyndorff / geb. Venator / oud 71 jaar / overl. 3 Aug. 1896 / R. I. P.

102) Hier rust / ons geliefd zoontje / Frits Neyndorff / overleden 26-4-97 / R. I. P.

103) Zalig zijn die in den Heere sterven. / Hier rust / het stoffelijk overschot / van ons geliefden zoon / en broeder Julius / Abraham Neyndorff / geb. 14-10-1911 / overl. 14-9-1917. / R. I. V. /

104) Hier rust / onze innig geliefde moeder Vrouwe / Ernestine Jacoba Nauta / geb. Mesman / geboren te Makasser / den 19en Februari 1848 / overleden te Sidhoardjo / den 17en September 1923 / Rust in vrede lieve moeder /.

105) Hier rust / Maria Carolina van der Palm / geboren den 10e February 1854 / overleden den 17e January / 1859.

106) Jules van Prehn / geb. Djocjacarta 25 December 1878 / overl. Pagger Goenoeng Glen More / 23 Februari 1928 / R. I. P.

107) Onze lieveling / Ludwig van Prehn / geb. 19 October 1914 / overl. 30 November 1918 / Rust zacht.

108) Hier rust / zacht en kalm / onze geliefde moeder / Marie Albertine Paulus Landtrecht / geb. 20 Juli 1854 / overl. 5 Aug. 1919.

109) Hier rust / I. R. Pillard / geb. 24 Augustus 1823 / overleden 29 Februari 1884 /.

110) Hier rust / E. J. Pillard / geb. van der Star / geb. 28 November 1831 / overl. 7 Mei 1874.

111) Hier rust / F. G. Ph. van Heemskerck / geb. 1861 / overl. 1915.

112) Hier rust / Ernestina Louisa / Augusta Pillard / geb. 25 Mei 1861 / overl. te Patjet 1 Nov. 1893 / geliefde echtgenoote / van / F. G. Ph. van Heemskerck.

113) Frederika / Johanna Louisa / Van Heemskerck / geb. 11 December 1885 / overl. 26 Januari / 1886.

114) Jeannette / Rudolphine Pillard / 6 Maart 1871 / 27 Januari 1886.

115) Hier rust / ons kindje en broeder / F. A. van der Putte / geb. 27 November 1915 / overl. 11 Augustus 1917.

116) Hier rust / ons kindje en zuster / C. P. van der Putte / geb. 7 Januari 1917 / overl. 2 December 1917.

117) Rust in vrede / Pieter Jacobus Peeters / geboren 23 October 1855 / overleden 1 October 1917. / Johan Unglaub / geboren en overleden 16 Februari 1918 / Marianne Irene Matilde Unglaub / geboren Peeters / geboren 13 Mei 1895 / overleden 15 Augustus 1921

118) Bertha van Prehn / Kuitert / 13 Maart 1898 / 17 November 1918.

119) Hier rust / W. Pool / in den ouderdom / van 38 jaren / overleden op de / suikerfabriek Watoetoelis / 7 Mei 1912.

120) Hier rusten / onze lieve echtgenoote en moeder / Anna Johanna Elisabeth de Quant Van Driest / geb. 15 December 1885 / overl. 24 September 1920 / en / ons zoontje en broertje / Johannes Philippus / geb. 16 September 1920 / overl. 28 September 1920 /

121) Hier rust / Philippus Johannes / de Quant / geb. en overl. 16 Sept. 1920.

122) Hier rust / mijn geliefde echtgenoot en vader / W. G. Queysen / geb. 7 Juni 1832 / overl. 24 Mei 1899 / moge hij in vrede rusten.

123) Hier rust / Agneta Dorothea Pool / geb. 11 Oct. 1906 / overl. 4 Febr. 1907.

124) Hier rust / onze lieveling / Jacoba Magdalena Pauliena Paulus / geb. 11-7-1889 / overl. 1-7-1902.

125) Hier rust / mijne geliefde echtgenoote / Wilhelmina Sophia Paulus / geb. v. d. Meulen / geb. 1-4-1867 overl. 26-7-1906. / Rust in vrede.

126) Hier rust / Johanna Adolphina / Reynaert / geb. 19 Nov. 1858 / overl. 14 Sept. 1884. /

127) Hier rust / Jean Franรงois Laurent / Reynaert / geb. 12 December 1826 / overleden / 11 Mei 1881.

128) Hier rust / Johan Gerard / Philip Reynaert / geb. 18 Mei 1855 / overl. 18 Maart 1919 / R. I. P. /

129) Hier rust / Jean Augustave Reynaert / geboren den 27 October 1847 / overleden den 1 September 1860.

130) Hier rust / Jozef Ferdinand / Constantijn Reynaert / geb. 27 Augustus 1856 / overl. 25 July 1891 / R. I. P.

131) Gewijd / ter nagedachtenis / aan / Catharina Constans / Jeanne Pabst / geb. Reynaert / geb. 24 Nov. 1861 / overl. 13 Febr. 1897.

132) Hier rust / Johannes Pabst / geb. 11 Aug. 1850 / overl. 2 Maart / 1893.

133) Gewijd ter nagedachtenis / van / Anna Christina Pabst geb. Reynaert / geb. 12 Nov. 1857 / overl. 18 Juni 1882.

134) Hier rust / Gustaaf Alexander Reijnaert / geb. 17 October 1865 / overl. 9 Juny 1889.

135) Hier rust / Johanna Louisa Reynaert / geb. 133 33 / overl. 19 03.

136) Hier rust / Jean Gerard / Louis Reynaert / geb. 24 Mei 1889 / overl. 10 October 1909.

137) Hier rust / mijn eenigste en geliefde dochter / Adolphine Reynaert / geboren te Bangsal / 2 December 1891 / overleden te Soerabaia / 2 Mei 1919.

138) Hier rust / J. H. L. / Van der Rest / geb. 21 Febr. / overl. 10 Augt / 1882.

139) Th. A. de Ruijter. (no 117)

140) Hier rust / mijn kleine lieveling / Lodewijk de Ruijter / geb. 18 September 1898 / overl. 3 Juni 1911.

141) Hier rust / mijne beminde echtgenoote / Carolina de Ruijter / geb. 24 Mei 1864 / overl. 9 September 1901.

142) Hier rust / mijn kleine lieveling / Christiaan de Ruijter / geb. 18 Augustus 1902 / overl. 19 Augustus 1902.

143) Hier rust ons / lieveling / Sonja Yvonne Ruben / geboren 10 Augustus 1924 / overleden 17 Maart 1925. / (no 138/B)

144) Hier rust / Henriette Sawen / geliefde echtgenoote van / J. H. Rausch / overleden 6 februari 1894 / in den ouderdom van 56 jaren. / Na een gelukkig samenzijn / van 35 jaren. / Zij was eene trouwe gade / en goede moeder. / Zalig zijn de dooden / die in den Heere / ontslapen.

145) Hier rust / onze geliefde vader / Johan Hendrik Rausch / geb. 28 Aug. 1836 / overl. 28 Aug. 1909.

146) Hier rust / Daantje / Rietkerken / overl. 1 April 1923.

147) Mathilda Christina / Van Ryckevorsel / 28 Maart 1877.

148) Hier rust / ons geliefde broer / Oscar / de Ruijter / geb. 20-3-1911 / te Plaboean (Pekalongan) / overl. te Loemadjang / 22-9-1931. (3E)

149) Ter nagedachtenis aan onze / geliefde vader en grootvader / Jean Barend Reynaert. / Ter nagedachtenis / aan / onze dierbare moeder / Maria Louisa Reynaert / geb. Watson / geb. 21 Mei 1869 / overleden 23 Febr. 1902.

150) Cornelia Ribbers / 3 12 94 Porrong 25 4 95 /

151) Hier rust / mijn geliefde echtgenoote / onze lieve moeder, behuwd en grootmoeder / Johanna Maria Butters Ruben / geboren Butters / geb. Banda Neira 21-2-1870 / overl. Tangoelangin 13-5-1921.

152) Hier rust / onze lieveling / Jozef Burghard Ludwig Ruben / geb. 18 12 90 / overl. 18 19 93.

153) Hier rust / mijn geliefde echtgenoot / J. A. F. Ritterbusch / geb. 10 Maart 1854 / overl. 29 December 1915.

154) Ter nagedachtenis / aan / onze lieveling / Alberdina Hillegien Anna Rentema / geb. 1 Oct. en overl. 20 Oct. / 1909. /

155) Ter / nagedachtenis / aan mijn lieven eersteling / Johan Hendrik Wilhelm Carel / Reyneke van Stuwe / geboren / Goebeng 23 Aug. 1893 / overleden / Sidhoardjo 24 Oct. 1894.

156) Hier rust / mijn geliefde echtgenoot / Louis Reis zland / geboren te Padang 7 februari 1867 / overleden te Sidohardjo 23 September 1908 / Hier rust / mijn geliefde echtgenoot / Johannes Hendricus Jansen / geboren te Padang 22 December 1889 / overleden te Soerabaia 3 November 1928 / R. I. P. / (246)

157) Hier rust / D. D. Simons / overl. 30 December / 1889.

158) Hier ligt / Maria Catharina Spaans / geboren den 18 den Juny 1863 / overleden den 10 den Augustus / 1863.

159) Hier rust / mijn kleine lieveling / Harry Schuttevaer / geb. 17 Februari 1922 / overl. 14 November 1922 / te Sidhoardjo (no. 131/1)

160) Hier rust / Johannes Karel Siau / geb. 11 July 1855 / overl. 24 July 1889 / Rust zacht lieve doode /.

161) Hier rusten / de echtgenooten / G. Sick / en / J. M. Sick / overleden ( 2 Jan. 1921 ( 11 Juni 1926.

162) Geertruida / Strik van Linschoten / geb. Schneider / + 28 October 1916 / oud 39 jaren.

163) To the memory / of / A. J. Stavers / born 7 Oct. 1842 / died 23 Oct. 1866 / only son of / Th. R. & F. M. Stavers. /

164) Hier rusten / Bobje Snell / geb. 6 Juni 1915 / overl. 30 December 1915 / en / Tonny Snell / geb. 28 November 1916 / overl. 10 Maart 1917 /

165) Hier rust / mijn geliefde moeder / J. T. E. Scholtz / overleden 3 Juli 1896 / en / haar kleindochter. /

166) Leopold Ferdinand / Van Domburg Scipio / geb. 19 Januari 1888. overl. 17 Maart

167) Adriana Theresia / van / Domburg Scipio / geb. 22 februari / 1880 / overl. 1 December / 1893. / R. I. P.

168) + / Louise Segond / Von Banchet-Op de Laey / 10 Juli 1888.

169) Josephine Thomas.

170) Hier rust / Geertruida Alida Elisabeth / Takens / geb. den 15 April 1861 / overl. den 28 Maart 1868 / R. I. P.

171) Hier rust / Pengkie Tijl /

172) Hier rust / Henrie James Trail / geb. te Bangsal Modjokerto / 9 Jan. 1886 / overl. te Watoetoolis Prambon / 12 Mei 1910 / Rust in vrede.

173) Hier rusten / Liana en Zus Tijl / John van den Broeke / en Albertina Felix /

174) E. P. Triebel.

175) Jeanne Frรฉdrique Huber / geb. Tack / geb. 5 Maart 1876 / overl. 6 September 1897 /

176) Rosalie Hermine Tack / geb. Rahr / geboren 28 December / 1848 / overleden 8 November / 1898.

177) Hier rusten / onze lievelingen / Marie en Hendrik / Van Riel / geb. { te Sroenie 15 Juli 1920 / 16 Juli 1920

178) Hier rust / Bartholomeus Thomas Robbรฉ / in leven beheerder van toko / F. H. Hornung & Co. / geb. te ‘s-Gravenhage 15 April 1864 / overl. te Sidoardjo 29 Mei 1919 / R. I. P.

179) Hier rust onze geliefde moeder en grootmoeder / M. Th. C. Smit / geb. Brouwer / geb. 3 Dec. 1833 / overl. 16 Nov. 1900.

180) W. J. L. Schmidt / gepd kapitain / overleden 10 Mei 1894. / J. M. F. Schmidt / Wardenaar / geb. 22 Dec. 1830 / overl. 21 Dec. 1921

181) G. W. H. de Vries / geb. 24 July 1839 / overleden 13 July 1861.

182) Ter nagedachtenis / van / Theodora Cornelia Hubert a / Van Vloten / geb. 11 Maart 1862 / overl. 15 April 1864.

183) Hier ligt / Hein Pieter Versteeg h / geb. 21 Juli 1866 / overl. 26 Januari 1920.

184) Hier rust / P. J. B. ten Voorde n / geboren 24-9-1874 / te Brussel / overleden 21-6-1925 / te sf. Toelangan / R. I. P.

185) Hier rust / Cornelia Maria / ten Voorde n / overleden te Toelangan / in den ouderdom / van 3 jaar en 2 maanden / R. I. P. / 13 Mei 1922.

186) Elisabeth / Wilhelmina de Vuld er / van / Noorden / 1876.

187) Hier rust / onze lieveling Kareltje / .

188) Ter gedachtenis / aan / Adriaan Jan / van der Valk / geb. 28 Octobr / overl. 15 Novembr / 1866.

189) Ter / gedachtenis / aan / Adriaan Jan / van der Valk / gebn 30 Septr / overl. 8 Octr / 1865.

190) Hier rust / Daniel Vermeer / geb. Haarlem 19 Aug. 1862 / overl. Sidhoardjo 1 Jan. 1910 / R. I. P.

191) Hier rust / W. S. J. Winter / geb. den 5de Juni 1846 / overl. 13 Augustus 1906 / S. Winter /

192) Hier rust / H. F. van der Wal / geboren 10 Jan. 1901 / overleden 17 Mei 1927 / sf. Boedoeran /.

193) Hier rust / ons lief moedertje / Vrouwe J. M. G. de Walick / geb. Watson / geboren 5 Juni 1862 / overleden 14 Juli 1923.

194) Hier rust / N. F. Wardenaar / geb. 3 Dec. 1837 / overl. 2 Jan. 1922.

195) Hier rust / zacht en kalm / onze geliefde vader / Charles Wasarie / geb. 25 Juni 1868 / overl. 15 Februari 1921.

196) Graf / van / Wed. J. Watson / geb. Wagehalsz / .

197) Ch. R. Weber.

198) Hier rust / Jacob Hendrik Victor / Van Woelderen / geboren te Batavia 17 Juni 1831 / overleden te Lawang 22 Juli 1905 / R. I. P. /

199) Hier rust / mijn lieve echtgenoot / vader, behuwdvader en grootvader / Joseph Ferdinand Weber / geb. te Semarang den 13den December 1863 / overl. te Sidoardjo den 6den Januari 1929. Hij ruste in vrede. (3 B)

201) J. F. Zange (no. 109)

202) Hier rust / Martijn Lodewijk Zange / geboren 30 Juny 1827 / overlede / 20 December 1878.

203) Hier rust / Adriaan Lodewijk / Zange / geboren den 1ยฐ October 1823 / overleden / den 8 January / 1863.

204) Ter / gedachtenis aan / Willem Frederik Nicolaas de Zwaan / 31 Augustus / 1883.

Bataviaasch nieuwsblad, 19-01-1889

Dengan penuh duka cita, banyak yang akan membaca telegram di bawah ini, yang mengumumkan kematian mendadak Bapak M. C. H. G. Coenen, asisten residen Sidoardjo. Dalam diri Bapak Coenen, pemerintah telah kehilangan seorang pegawai negeri yang cakap, yang bahkan selama studinya di lembaga Hindia Belanda di Leiden, telah membuktikan dirinya sangat terampil dan rajin. Ketika datang ke Hindia Belanda, sekitar 15 tahun yang lalu, ia pertama kali ditugaskan sebagai calon inspektur di Boemiajoe, di departemen Tegal. Kemudian, ia dipindahkan ke Jawa Timur dan bekerja selama beberapa tahun sebagai inspektur-kota di Pasoeroean. Ketika sekolah pertanian di Buitenzorg didirikan, Coenen dipilih oleh pemerintah untuk mengajar di sana, sebuah posisi di mana ia membuktikan dirinya sangat terpuji. Setelah lembaga ini ditutup kembali, ia diangkat menjadi asisten residen Demak, sebuah kehormatan mengingat departemen penting ini biasanya tidak diberikan kepada asisten residen muda. Dari sana, ia dipindahkan ke Buitenzorg, menggantikan Bapak Burnaby Lautier, di mana ia hanya menjabat sebentar. Kemudian ia dipindahkan ke Sido-ardjo, tempat ia meninggal pada usia 40 tahun setelah bekerja selama tiga tahun

De locomotief : Samarangsch handels- en advertentie-blad, 06-05-1874

Berita kematian Asisten Residen David Niepce di Sidoarjo.

Arsip Terpopuler