Berdasarkan buku “Genealogische en heraldische gedenkwaardigheden betreffende Europeanen op Java” Karya P.C. Bloys van Treslong Prins (1934-1939)

1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dokumen “Genealogische en heraldische gedenkwaardigheden betreffende Europeanen op Java” (Kenangan Genealogis dan Heraldik mengenai Orang Eropa di Jawa) yang disusun oleh P.C. Bloys van Treslong Prins antara tahun 1934-1939 merupakan sumber primer yang sangat berharga untuk memahami komunitas Eropa dan Indo-Eropa di Jawa pada masa kolonial. Bagian tentang Pasuruan (Pasoeroean) memuat catatan lebih dari 580 makam dari pemakaman umum dan pemakaman khusus di kota tersebut.

Laporan ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif data makam tersebut, mengungkap pola demografi, struktur sosial, asal-usul geografis, jaringan keluarga, serta kisah-kisah unik di balik batu nisan yang menjadi saksi bisu sejarah Pasuruan dari akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-20.

1.2 Tujuan Analisis

  • Mengidentifikasi makam tertua dan makam dengan tanggal pemakaman terakhir dalam rentang waktu
  • Menganalisis demografi penghuni makam (usia, jenis kelamin, profesi)
  • Menelusuri asal-usul geografis dan mobilitas penduduk Eropa
  • Memetakan keluarga-keluarga besar dan jaringan sosial mereka
  • Mengungkap hubungan dengan penduduk pribumi
  • Mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam sejarah Pasuruan
  • Menganalisis pola kematian berdasarkan tahun dan dekade
  • Mendokumentasikan makam dengan catatan khusus

1.3 Sumber Data

Sumber utama adalah daftar makam dari:

NoLokasiJumlah MakamKondisi Saat Ini
1Pemakaman Umum Pasuruan (Algemeene Begraafplaats) di Bugul Lor584 makamHilang tak berbekas
2Pemakaman Khusus Keluarga Mc Lennan di Sekolah Susteran “Clara Fey”7 makamHilang tak berbekas
3Makam Keluarga di Pabrik Gula Kedawoeng, Kebrukan Kedawung Grati2 makamMasih ada
4Makam Keluarga Hesselaar-Vos di Gading2 makam (dengan beberapa anggota)Hilang tak berbekas

Dari empat lokasi yang tercatat dalam dokumen sejarah, hanya satu yang masih tersisa hingga saat ini. Tiga lainnya telah lenyap tanpa bekas, menjadi saksi bisu hilangnya jejak fisik komunitas Eropa yang pernah membangun peradaban di Pasuruan.

Sebuah foto yang diunggah sebelum tahun 2021, menunjukkan detik-detik terakhir komplek makam Eropa di Bugul Lor. Tampak hanya tersisa 1 makam anggota keluarga Anthonijs, sementara yang lain sudah hancur dibongkar. A/N Ronald Edward Anthonijs yang tidak ada dalam daftar, diduga makam baru setelah periode pencatatan (diatas tahun 1930).

2. METODOLOGI ANALISIS

2.1 Pendekatan Analisis

Analisis dilakukan dengan pendekatan multidisipliner:

PendekatanFokus Analisis
GenealogisMelacak hubungan keluarga dan jaringan kekerabatan
DemografisMenganalisis pola kelahiran, kematian, dan usia
SosiologisMengkaji stratifikasi sosial dan peran dalam masyarakat
HistorisMengaitkan data makam dengan peristiwa sejarah
LinguistikMenganalisis bahasa prasasti (Belanda, Inggris, Prancis, Rusia)

2.2 Kategori Data yang Dianalisis

KategoriSub-kategori
KronologisMakam tertua, makam terakhir, distribusi tahun kematian
DemografisUsia, jenis kelamin, tempat lahir, tempat meninggal
ProfesiMiliter, pemerintahan, pengusaha, profesional
KeluargaKeluarga besar, makam keluarga, hubungan pernikahan
GeografisNegara asal, tempat lahir di Hindia
LinguistikBahasa prasasti, kutipan, puisi
ArsitekturalMonumen khusus, simbol, ornamen

2.3 Keterbatasan Data

  • Tidak semua makam mencantumkan tanggal lahir lengkap
  • Beberapa makam hanya mencantumkan tahun meninggal
  • Data profesi tidak selalu disebutkan
  • Hubungan kekerabatan tidak selalu eksplisit
  • Makam setelah 1930-an tidak tercakup

3. EMPAT LOKASI MAKAM EROPA DI PASURUAN

Lokasi Makam Eropa pada peta tahun 1937.
Makam Eropa di Bugul Lor pada foto udara tahun 1947.

3.1 Pemakaman Umum Pasuruan (Algemeene Begraafplaats) di Bugul Lor

Lokasi ini merupakan pemakaman utama dengan 584 makam yang tercatat. Berdasarkan foto udara tahun 1947, kompleks pemakaman ini masih terlihat utuh di ujung timur Jalan Cemara di belakang Gereja Kristen. Namun, saat ini tidak ada lagi sisa-sisa makam yang dapat ditemukan.

3.2 Pemakaman Khusus Keluarga Mc Lennan di Sekolah Susteran “Clara Fey”

Pemakaman kecil ini berada di halaman belakang Sekolah Susteran Clara Fey, atau di belakang gedung Landraad. Tujuh anggota keluarga Mc Lennan dimakamkan di sini, dengan prasasti berbahasa Inggris. Saat ini, tidak ada lagi jejak makam tersebut.

3.3 Makam Keluarga di Pabrik Gula Kedawoeng, Kebrukan Kedawung Grati

Satu-satunya lokasi yang masih tersisa. Terdapat dua makam:

  • Gerrit Lebret (1822-1896) – Administrator dan pemilik Pabrik Gula Kedawoeng
  • A. W. Lebret geb. Hesselaar (1825-1912)

3.4 Makam Keluarga Hesselaar-Vos di Gading

Makam keluarga yang terletak di tanah pribadi, di dalam kompleks halaman depan keluarga Hesselaar. Makam ini memuat:

  • Johannes Hesselaar (โ€ 1811)
  • Maria Dorothea Hesselaar geb. Scheeps (โ€ 1830)
  • Maria Catharina Vos geb. Hesselaar (โ€ 1845)
  • Cornelis Vos (โ€ 1847) – Residen Pasuruan
  • Jacobus Theodorus Tilanus (1843-1849) – cucu

Lokasi ini juga telah hilang tak berbekas.


4. KRONOLOGI MAKAM

4.1 Rentang Waktu Makam

PeriodeJumlah MakamKeterangan
Abad ke-18 (< 1800)1 makamMasa VOC
1800-1849~60 makamAwal Hindia Belanda
1850-1899~350 makamPuncak industri gula
1900-1930~170 makamAwal abad ke-20

4.2 Makam Tertua dan Makam Terakhir

Makam Tertua:

  • No. 413: Friderich Riems – Meninggal 10 Agustus 1796
  • Satu-satunya makam dari abad ke-18 dalam daftar
  • Masa VOC masih berkuasa (VOC bubar 1799)
  • Prasasti: “Hier rust / Friderich Riems / overleden te Passarouang / den 10de Augustus / 1796”

Makam dengan Tanggal Pemakaman Terakhir:

  • No. 238: Anton Hendrik Pieter Heyting – Lahir 19 September 1930, meninggal 16 Oktober 1930 (usia kurang dari satu bulan)
  • Merupakan makam dengan tahun kematian terakhir dalam daftar (1930)
  • Bayi yang hanya hidup 27 hari
  • Prasasti: “Anton Hendrik Pieter Heyting / geb. 19 Sept. 1930 / overl. 16 Oct. 1930”

4.3 Distribusi Makam per Dekade

DekadeJumlah MakamKeterangan
1790-an1Friderich Riems
1800-an~5Sangat sedikit
1810-an~8Mulai meningkat
1820-an~15
1830-an~25
1840-an~30
1850-an~45Meningkat pesat
1860-an~55
1870-an~65
1880-an~95DEKADE TERSIBUK
1890-an~85Masih tinggi
1900-an~60Mulai menurun
1910-an~45
1920-an~35
1930-an~15DEKADE TERAKHIR

5. ANALISIS MAKAM BAYI

5.1 Gambaran Umum

Dari total lebih dari 580 makam yang tercatat di pemakaman Eropa Pasuruan, sekitar 60 makam (lebih dari 10%) adalah makam bayi dan anak-anak yang meninggal di bawah usia 5 tahun. Angka ini mencerminkan tingginya tingkat kematian bayi pada masa kolonial akibat keterbatasan layanan kesehatan, wabah penyakit, dan komplikasi persalinan.

5.2 Kategori Makam Bayi

KategoriJumlahContoh
Lahir dan meninggal hari yang sama4 bayiErnst Eekhout, Kim, Frederik Preyer, Wilhelm Verwohlt
Meninggal usia 1 hari1 bayiFrits David Gerard Veen
Lahir mati (levenloos geboren)2 bayiA. Q. Kraayenhoff vandeLeur, bayi Ny. Sleebos
Meninggal usia di bawah 1 tahun~30 bayiBerbagai nama
Meninggal usia 1-5 tahun~25 bayiBerbagai nama

5.3 Makam Bayi Terakhir

No. 238: Anton Hendrik Pieter Heyting

  • Lahir: 19 September 1930
  • Meninggal: 16 Oktober 1930
  • Usia: 27 hari
  • Merupakan makam dengan tahun kematian terakhir dalam daftar (1930)
  • Bayi ini adalah generasi terakhir komunitas Eropa yang dimakamkan di Pasuruan sebelum catatan ini disusun

5.4 Keluarga dengan Tragedi Terbanyak

Keluarga Verwohlt (No. 529)

  • Wilhelm Ludwig – lahir & meninggal 18 Maret 1897
  • Martina Louise (1899-1901) – usia 2 tahun
  • Jacobus Frans (1901-1901) – usia 5 bulan
  • Martinus Ludwig (1898-1901) – usia 3 tahun

Prasasti: “Hier rusten / onze vier lievelingen” (Di sini beristirahat / empat kesayangan kami)

Keluarga Van Baak (No. 38)

  • Jan Pieter dan Cornelis van Baak
  • Dimakamkan 24 dan 29 Desember 1881 (berselisih 5 hari)

5.5 Tiga Ungkapan Paling Menyentuh

1. Metafora Cangkang dan Mutiara

“Hier ligt de schelp, de parel is bij God”
(Di sini terletak cangkangnya, mutiaranya ada di sisi Tuhan)

Makna: Tubuh bayi hanyalah wadah (cangkang), sementara jiwanya yang berharga (mutiara) telah kembali kepada Tuhan. Ditemukan pada makam Mila Fortuna Brust (No. 70) dan Elisabeth Eugenie Frieser (No. 186) .

2. Ajakan Doa dari Bayi

“Chรจre enfant prie pour nous”
(Anak terkasih, doakanlah kami)

Makna: Orang tua meminta bayi mereka yang telah meninggal untuk mendoakan mereka dari surga. Ditemukan pada makam Adelaide Agretti (No. 12) yang meninggal usia 2 tahun 5 bulan.

3. Panggilan Sayang

“Slaap zacht / klein schattelief”
(Tidurlah nyenyak / sayang kecil)

Makna: Ungkapan kasih sayang yang intim dan personal. Ditemukan pada makam Eugรจne Ferdinand Bakvis (No. 88) .

5.6 Ayat Alkitab untuk Bayi

MakamAyatMakna
Loutie Vogel (No. 544)Markus 10:14“Biarkan anak-anak datang kepada-Ku”
Caroline Bekking (No. 95)Yohanes 14“Aku hidup dan kamu akan hidup”

5.7 Nama Panggilan Unik

MakamNama PanggilanArti
No. 88“klein schattelief”sayang kecil
No. 340“ons schatte veul”sayang kami (dialek)
No. 443“Bebpie”baby (adaptasi)
No. 524“Zoontje”putra kecil

5.8 Makam Bayi dengan Bahasa Asing

  • Prancis: Adelaide Agretti (No. 12)
  • Inggris: Edward Sebastiaan Donovan (No. 159)
  • Rusia: Olga Khainovsky (No. 274) – aksara Sirilik

6. DEMOGRAFI PENGHUNI MAKAM

6.1 Komposisi Jenis Kelamin

Jenis KelaminPerkiraan JumlahPersentase
Pria~320 orang55%
Wanita~260 orang45%
Tidak teridentifikasi~10 orang

6.2 Komposisi Usia Saat Meninggal

Kategori UsiaRentangPerkiraan JumlahKeterangan
Bayi0-1 tahun~60 orangAngka kematian bayi tinggi
Balita1-5 tahun~50 orang
Anak-anak5-15 tahun~40 orang
Remaja/Dewasa Muda15-30 tahun~80 orangTermasuk wanita melahirkan
Dewasa30-50 tahun~150 orangProduktif
Lansia50-70 tahun~130 orang
Lanjut usia>70 tahun~50 orangTermasuk yang berusia 90+

6.3 Usia Tertua

No.NamaUsiaTahun Meninggal
No. 318Johanna Henriette Francine Mentel98 tahun1929
No. 477Anna F. Spruytenburg geb. Mc Lennan93 tahun1913
No. 400Laurenzo Quartero88 tahun1917
No. 247Everhard Jacobus Jacobs82 tahun1861

7. ANALISIS USIA

7.1 Rata-rata Usia Meninggal per Dekade

DekadeRata-rata UsiaKeterangan
1800-an~55 tahunMasih cukup tinggi
1810-an~53 tahun
1820-an~50 tahunMulai menurun
1830-an~48 tahun
1840-an~45 tahun
1850-an~43 tahunAngka kematian anak tinggi
1860-an~42 tahun
1870-an~40 tahunTerendah
1880-an~41 tahunMasih rendah
1890-an~44 tahunMulai membaik
1900-an~47 tahun
1910-an~50 tahunMeningkat
1920-an~53 tahun

7.2 Faktor yang Mempengaruhi Usia Meninggal

  1. Tingginya angka kematian bayi dan anak-anak โ€“ Menarik rata-rata ke bawah
  2. Kematian ibu melahirkan โ€“ Banyak wanita muda meninggal
  3. Wabah penyakit โ€“ Kolera 1895, dll.
  4. Kecelakaan โ€“ Seperti pemain sirkus No. 230
  5. Perbaikan sanitasi setelah 1900 โ€“ Meningkatkan rata-rata usia

8. TOKOH PENTING DAN PROFESI

8.1 Pejabat Pemerintahan (Binnenlands Bestuur)

No. MakamNamaJabatanKeterangan
No. 1 (Hesselaar)Cornelis VosResiden PasuruanMengambil alih dari Inggris 1816
No. 577Ferdinand Lodewijk WattendorffResiden ProbolinggoMantan residen
No. 371David Anthony PoolAsisten ResidenPensiunan
No. 196Willem Antonie Duvelaar van CampenAsisten ResidenPerwira orde Eikenkroon
No. 121Mr. C. A. O. van CattenburchAsisten ResidenPensiunan
No. 272A. KoningKontrolir
No. 59H. E. P. Baron von BaermeyerSekretarisDi Pasuruan
Keluarga Wattendorf di Pasuruan. Foto tahun 1898/1899.

8.2 Militer dan Ksatria Perang

No. MakamNamaPangkatPenghargaan
No. 21Willem Arnaud Constantijn ArdeschMayor InfanteriM.W.O. kelas 4
No. 13G. C. W. Baron van ArnschildtLetnan Kolonel
No. 99Barend Hendrik ter BraakLetnan Dua InfanteriM.W.O.
No. 528Heinrich Ludwig VerwohltM.W.O. kelas 4, St. Stanislaus
No. 380Vincent Anton Emanuel PohlKapten InfanteriPensiunan
No. 56 & 96J. Budding“eervol vermeld” (2x)
Monumen Makam No. 13. G. C. W. Baron van Arnschildt

8.3 Pengusaha dan Administrator

No. MakamNamaProfesiKeterangan
No. 1 (Kedawoeng)Gerrit LebretAdministratorPemilik Pabrik Gula Kedawoeng
No. 66Hubertus Johannes Maria van BelleDirekturConstructiewinkel “de Bromo”
No. 256J. D. KobusDirekturProefstation Oost Java
No. 143D. DikkersInsinyurB.O.W.
No. 176W. F. FockeKepala MasinisKPM

8.4 Bangsawan (Adel)

No. MakamNamaGelarAsal
No. 401Otto Carl Freiherr von Juncker BigattoFreiherr/BaronJerman (Bayern)
No. 13G. C. W. Baron van ArnschildtBaronHanover
No. 394Albert graaf van Limburg StirumGraafBelanda
No. 51Jonkheer Anthonius A. van BenthemJonkheer
No. 339Jhr. Franรงois MeyerJonkheer

9. KELUARGA BESAR DAN JARINGAN SOSIAL

9.1 Keluarga dengan Anggota Terbanyak

KeluargaJumlah AnggotaNo. Makam
Keluarga Anthonijs~11 orang5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 15, 16, 17
Keluarga Brust~10 orang42, 43, 61, 69, 70, 71, 72, 73, 74, 75, 76
Keluarga Robijn~15 orang18, 347, 396, 404, 408, 409, 410, 411, 412, 424, 436, 437, 439, 456, 467, 501
Keluarga Lรผbeck/Doup~12 orang149, 151, 161, 206, 292-299
Keluarga Mentel~10 orang312-318, 355-361
Keluarga Morbeck~6 orang327, 328, 329, 330, 352

9.2 Makam Keluarga (Familiegraf)

No. MakamKeluargaTahun
91aJ. N. ter Braak
140Carolus Wilhelmus Doup
153Dutrieux1860
162Willem Alexander Esser
175A. Evers1854
188M. L. Goossens1878
195J. F. Goedkoop
249Johan Fredrik Jacobsz
269J. Keller
312J. G. Mentel
399J. B. Quartero
494Scheffmann
526Beyers van der Vlugt
564John Arnold Wiederhold

9.3 Jaringan Pernikahan Antar Keluarga

KeluargaMenikah denganBukti
QuarteroVon Juncker BigattoE. R. Quartero menikah dengan Otto Carl
MorbeckTerneus, ZรผtherVrouwe S. Morbeck Terneus, Louise Zรผther
AnthonijsFischer, van der Linden, ZeilBerbagai pernikahan
RobijnBerbagai keluargaNama Robijn banyak muncul sebagai nama lahir istri

10. NEGARA ASAL DAN MOBILITAS GLOBAL

10.1 Tempat Lahir di Eropa

NegaraKota/KawasanContoh Nama
BelandaAmsterdam, Rotterdam, Den Haag, Utrecht, Breda, Leeuwarden, Doesburg, ‘s-Hertogenbosch, Delft, Brielle, Zwolle, Steenderen, Lochem, AxelSebagian besar penghuni
JermanHanover, Dรผsseldorf, Kiel, Altona, Posen, Spindhof (Bayern), Hopetenzell (Baden)Keluarga Von Arnschildt, Von Juncker, dll.
Prancis/BelgiaBrussel, RoubaixVan den Bossche, Uyttenhove
Inggris/SkotlandiaManchester, Swansea, Morven Argyleshire, Kintail Ross-shireHumphries, Williams, Mc Gregor, Mc Lennan
DenmarkKopenhagenAlb. Larsen
AustriaFischbach, PrahaG. Mentel, V. Pohl

10.2 Tempat Lahir di Luar Eropa

WilayahTempatContoh Nama
Afrika SelatanCape TownEliza Ann van Haastert
Amerika SelatanDemerary (Guyana)David Anthony Pool
MauritiusPort Louis (Ile de France)Pierre Philippe Artus Tissot
Hindia BelandaBatavia, Semarang, Surabaya, Pasuruan, Malang, Probolinggo, Banyuwangi, Madiun, Kediri, Gresik, Sidoarjo, Jember, Ambon, Ternate, Bawean, Jepara, Magelang, dll.Mayoritas generasi kedua

10.3 Mobilitas Penduduk

Pola mobilitas yang terlihat:

  1. Imigran generasi pertama: Lahir di Eropa, meninggal di Hindia
  2. Generasi kedua: Lahir di Hindia, menetap di Hindia
  3. Mobilitas antar kota di Jawa: Banyak yang lahir di satu kota, meninggal di kota lain
  4. Jaringan global: Koneksi dengan berbagai negara melalui perdagangan dan pelayaran

11. UNSUR PRIBUMI DAN HUBUNGAN LOKAL

11.1 Makam dengan Unsur Pribumi

No. 171: B. H. Evers

  • Prasasti: “Onkosten en opgemaakt / door Njai Evers / genaamd Oriรซnt”
  • “Njai” adalah istri tidak resmi pribumi
  • Oriรซnt adalah wanita pribumi yang membiayai makam

No. 528: Heinrich Ludwig Verwohlt

  • Prasasti: “echtgenoot en zoon van / Lay Boe Niong”
  • Lay Boe Niong adalah nama Tionghoa
  • Bukti perkawinan campur Eropa-Tionghoa

11.2 Tempat Lahir di Nusantara

Banyak penghuni makam lahir di berbagai wilayah Nusantara:

  • Ambon: Friesina Sophia Akker, Francina Johannis, Daniรซl Johannes
  • Ternate: Chr. Reyem
  • Bawean: Bartholomeus Arnoldus Fredriksz
  • Jepara: Johanna Maria Louisa Hubner
  • Berbagai kota di Jawa: Batavia, Semarang, Surabaya, Pasuruan, dll.

11.3 Nama-nama Lokal dalam Prasasti

Makam-makam menyebutkan tempat-tempat dengan nama lokal:

  • Boemi Agoeng (Lampung)
  • Wono Aseh (Probolinggo)
  • Ngempit
  • Tosari
  • Pasrepan
  • Kalijeruk
  • Wonorejo
  • Klurahan
  • Kali Gembong
  • Bangilan

12. MAKAM DENGAN CATATAN KHUSUS

12.1 Makam dengan Prasasti Bahasa Asing

Bahasa Prancis:

  • No. 12: Adelaide Bรฉnoite Mรฉtilde Agretti
  • No. 513: Pierre Philippe Artus Tissot

Bahasa Inggris:

  • Keluarga Mc Lennan (pemakaman khusus)
  • No. 57, 157, 178, 221-222, 230, 326, 363, 463, 491, 571

Bahasa Rusia (Cyrillic):

  • No. 274: Olga Khainovsky / ะžะ›ะ•ะะฌะšะ ะฅะะ™ะะžะ’ะกะšะะฏ
  • Makam paling unik, kemungkinan pengungsi Rusia

12.2 Makam dengan Fitur Monumen Khusus

No.Deskripsi Monumen
120Malaikat kecil berlutut, dua malaikat, wanita berduka
129Malaikat di bagian atas batu
243Potret marmer
401Mahkota baron (baronnenkroon)

12.3 Makam dengan Kisah Tragis

Meninggal di hari lahir:

  • No. 164: Ernst Eekhout (14 Februari 1884)
  • No. 276: Kim (16 Oktober 1914)
  • No. 385: Frederik Willem Preyer (10 November 1892)
  • No. 529: Wilhelm Ludwig Verwohlt (18 Maret 1897)

Lahir mati:

  • No. 258: A. Q. Kraayenhoff vandeLeur
  • No. 501: Geertruida Helena Maria Sleebos (dengan anak lahir mati)

Kematian tragis:

  • No. 230: Sydney Humphries โ€“ pemain sirkus meninggal saat pertunjukan
  • No. 178: Capt. Peter Fea โ€“ meninggal di atas kapal

12.4 Makam dengan Kutipan Ayat Alkitab

No.Kutipan
25, 26Joh. 11:25 (Akulah kebangkitan)
95Joh. 14 (Aku hidup dan kamu akan hidup)
120Mazmur 73:26
129“Zalig zij, die in den Heere heengaan”
5211 Korintus 13:13 (Kasih)

12.5 Makam dengan Puisi

No. 243: Angeline Susanna Josephine van Zijll de Jong

“Phine, tooi ‘k uw graf met bloemen, ‘k Huldig dan uw zorg en strijd, steeds met onverflauwde liefde, mijner kind’ren toegewijd.”

Terjemahan:

“Phine, aku akan menghiasi makammu dengan bunga, lalu aku akan memberi penghormatan atas pengabdian dan perjuanganmu, selalu dengan cinta yang tak pernah pudar, yang kupersembahkan untuk anak-anakku.”

Puisi Belanda yang menyentuh tentang kasih seorang ibu.


13. ANALISIS KELUARGA MORBECK

13.1 Data Makam Keluarga Morbeck

No.NamaLahirMeninggalHubungan
327Wilhelm Morbeck?1903Kemungkinan patriark
328H. P. A. Morbeck en zoon Johan??Ayah dan anak
329Vrouwe S. Morbeck Terneus??Istri, lahir Terneus
330Hermanus Dasar Morbeck31 Juli 187021 Okt 1872Balita
352Louise Pauline Zรผther17 Jan 18811 Des 1900Istri F.J. Morbeck

*) Nama “Dasar” kemungkinan terinspirasi dari nama Lautan Pasir Bromo yang lazim disebut “Dasar“, keluarga Morbeck adalah agen wisata pertama ke Tosari dan Bromo.

13.2 Tokoh Utama: Henry Morbeck (Tidak Ada di Daftar Makam)

Berdasarkan artikel surat kabar De Indische courant (1932) dan Soerabaijasch handelsblad (1941):

InformasiDetail
Nama LengkapHenry Morbeck
LahirSekitar 1867 di Pasuruan
MeninggalAkhir Juni 1941 (usia 74 tahun)
MakamDimakamkan di Pasuruan (lokasi pasti tidak tercatat)
AyahMantan perwira angkatan laut Jerman, pengelola Grand Hotel Tosari
PekerjaanPemilik Hotel Morbeck (1891-1928), agen pabrik gula
IstriNyonya Morbeck (menikah 1890/1891, “Indische dame”)

13.3 Peran Henry Morbeck di Pasuruan

Sebagai Hotelier:

  • Membeli Hotel Marine dari ayahnya tahun 1891
  • Mengelola Hotel Morbeck selama 37 tahun (1891-1928)
  • Hotel dikunjungi Raja Siam (1896) dan Pangeran Mecklenburg

Sebagai Agen Pabrik Gula (1899-1932):

  • Mengageni pabrik: Gayam, Winongan, Ngempit, Kedawoeng, Sempal-Wadak, Soember-Redjo, Garum, Pagungrejo, Kunir

Peran Sosial:

  • Anggota Sociรซteit “de Harmonie” 40 tahun, anggota kehormatan
  • Ketua I.E.V. (Indo-Europeesch Verbond) Pasuruan
  • Pemimpin fraksi di dewan kota (gemeenteraad)

13.4 Nyonya Morbeck: Sang Ibu bagi Para Istri Muda

  • Pengelola utama Hotel Morbeck sehari-hari
  • Populer di kalangan komunitas Eropa
  • Mengajarkan para istri muda cara mengelola rumah tangga ala Hindia
  • Disebut “nobele, onzelfzuchtige Indische dame” (wanita Indo mulia, tidak egois)

13.5 Rekonsiliasi Data

Henry Morbeck tidak tercatat dalam daftar makam yang dianalisis karena daftar makam tidak lengkap (hanya mencakup periode tertentu). Namun, berdasarkan artikel obituari, Henry Morbeck dimakamkan di Pasuruan, kota kelahirannya. Hotel yang ia kelola kemudian dibeli oleh Pemerintah Kota Pasuruan dan sebagian gedungnya menjadi Balai Kota.


14. ANALISIS KELUARGA OTTO CARL VON JUNCKER BIGATTO

14.1 Data Makam (No. 401)

Prasasti:

Boven aan den steen een baronnenkroon.
Hier rust / Otto Carl / freiherr von Juncker / Bigatto/ geboren 11 Sept. 1838 / overleden 17 Jan. 1913.
Hier rust / mijne onvergetelijke gade / E. R. v. Juncker-Bigatto / geb. Quartero / 1831 1889 /R.I. P.

14.2 Identitas Otto Carl

AspekDetail
Nama LengkapOtto Carl Freiherr von Juncker Bigatto
GelarFreiherr (Baron)
Lahir11 September 1838, Spindhof, Bayern (Jerman)
Orang TuaSigmund von Juncker Bigatto dan Amalie von Rieben
Meninggal17 Januari 1913
StatusBangsawan Jerman

14.3 Identitas Istri: E. R. von Juncker-Bigatto geb. Quartero

AspekDetail
NamaE. R. Quartero (setelah menikah: von Juncker-Bigatto)
Lahir1831
Meninggal1889
Keluarga AsalKeluarga Quartero (makam No. 399, 400)
StatusWanita Indo-Eropa dari keluarga terkemuka Pasuruan

14.4 Keluarga Quartero

No.NamaLahirMeninggalKeterangan
399J. B. Quartero?1871Kepala keluarga
400Laurenzo Quartero~18291917Usia 88 tahun
400Fernando Quartero~18641918Usia 54 tahun

14.5 Makna Pernikahan Ini

Pernikahan Otto Carl (bangsawan Jerman) dengan E. R. Quartero (keluarga lokal) adalah contoh strategi sosial:

  • Otto Carl mendapat koneksi lokal dan akses bisnis
  • Keluarga Quartero mendapat prestise dan koneksi bangsawan Eropa

Simbol mahkota baron di makam Otto Carl adalah bukti status tertinggi di pemakaman ini.

14.6 Tragedi Keluarga

Henry Morbeck dalam wawancara 1932 menyebutkan bahwa keluarga Von Juncker Bigatto adalah korban pertama wabah kolera 1895:

“Lima anggota keluarga ini meninggal dalam satu hari.”

Namun, makam No. 401 hanya mencatat Otto Carl (meninggal 1913) dan istrinya (meninggal 1889) โ€“ kelima korban kolera 1895 tidak ada dalam daftar atau kemungkinan dimakamkan di tempat lain.


15. ANALISIS KRONOLOGIS KEMATIAN

15.1 10 Tahun dengan Kematian Tertinggi

PeringkatTahunJumlah Kematian
1188713 orang
2188112 orang
3189711 orang
4189110 orang
519009 orang
518899 orang
518939 orang
818858 orang
819038 orang
1018827 orang

15.2 Tren Kematian per Dekade

DekadeJumlah KematianRata-rata per Tahun
1870-an~303
1880-an~707 (TERTINGGI)
1890-an~606
1900-an~404
1910-an~303
1920-an~202
1930-an~151.5

15.3 Kaitan dengan Peristiwa Sejarah

TahunPeristiwaDampak
1893Kebakaran Besar BangilanDisebut Henry Morbeck
1895Wabah Kolera5 anggota Von Juncker Bigatto meninggal
1881-1887Puncak kematianKemungkinan wabah periodik

16. MAKAM TERTUA DAN MAKAM TERAKHIR

16.1 Makam Tertua (1796)

No. 413: Friderich Riems

  • Meninggal: 10 Agustus 1796
  • Satu-satunya makam dari abad ke-18 dalam daftar
  • Masa VOC masih berkuasa (VOC bubar 1799)
  • Tidak ada informasi tentang usia atau asal-usulnya
  • Prasasti: “Hier rust / Friderich Riems / overleden te Passarouang / den 10de Augustus / 1796”

16.2 Makam Terakhir (1930)

No. 238: Anton Hendrik Pieter Heyting

  • Lahir: 19 September 1930
  • Meninggal: 16 Oktober 1930
  • Usia: 27 hari
  • Makam dengan tahun kematian terakhir dalam daftar (1930)
  • Merupakan generasi terakhir komunitas Eropa yang dimakamkan di Pasuruan sebelum catatan ini disusun
  • Prasasti: “Anton Hendrik Pieter Heyting / geb. 19 Sept. 1930 / overl. 16 Oct. 1930”

16.3 Orang yang Lahir di Bawah 1800

No.NamaLahirTempat LahirMeninggalUsia
13G. C. W. Baron van Arnschildt23 April 1754Hanover182166
371David Anthony Pool3 Feb 1796Demerary185357
23H. P. van Aitsma10 Feb 1787Batavia186073
31W. O. Andela3 Des 1778?183556
163A. C. Sleebos28 April 1779?185172
247Everhard Jacobus Jacobs16 Juli 1779PASURUAN186182
29T. M. Franz11 Nov 1783Surabaya183854
575Theodorus van ‘t Wout28 Maret 1780Rotterdam182949
152Anna Margaretha Goed7 Des 1794?186368
325Johannes Mouthaan10 Mei 1792Delft184553
380Vincent Anton Pohl17 Maret 1790Praha183848
442A. G. Sleebos17 Agustus 1786?184255
514L. M. Temperman~1796?184852
2 (McL)Donald Mc Lennan22 April 1784Skotlandia186580
7 (McL)Johanna Hubner16 Sept 1796Jepara187275

Total: 15 orang

16.4 Rekor-rekor Penting

KategoriNamaKeterangan
Makam tertuaFriderich Riems1796
Makam terakhirAnton Hendrik Pieter Heyting1930
Lahir paling awalG. C. W. Baron van Arnschildt23 April 1754
Usia paling panjangJohanna Henriette Francine Mentel98 tahun (1831-1929)
Penduduk asli Pasuruan tertuaEverhard Jacobus JacobsLahir 1779 di Pasuruan, meninggal 82 tahun

17. KATA DAN KALIMAT YANG SERING DIGUNAKAN

17.1 Pembuka Makam

FrasaFrekuensiArtiKeterangan
“Hier rust”>500“Di sini beristirahat”Frasa pembuka paling umum
“Hier rusten”~50“Di sini beristirahat” (jamak)Untuk makam dengan lebih dari satu orang
“Hier ligt”~10“Di sini terletak”Variasi yang lebih jarang
“Hieronder rust”~5“Di bawah ini beristirahat”Untuk makam di ruang bawah tanah

17.2 Ungkapan Kasih Sayang untuk Keluarga

FrasaFrekuensiArtiPenggunaan
“onze geliefde”~50“kami tercinta”Untuk orang tua, anak, saudara
“mijn geliefde”~30“ku tercinta”Untuk suami/istri atau anak
“onze innig geliefde”~15“kami yang sangat tercinta”Penekanan lebih kuat
“mijn innig geliefde”~10“ku yang sangat tercinta”Penekanan lebih kuat
“onze dierbare”~10“kami tersayang”Alternatif untuk “geliefde”
“onze lieveling”~25“kesayangan kami”PALING SERING UNTUK BAYI/ANAK
“onze lieve”~10“kami tersayang”Untuk anak atau orang tua
“onze lievelingen”~5“kesayangan kami” (jamak)Untuk beberapa anak

17.3 Sebutan Keluarga

FrasaFrekuensiArtiContoh Penggunaan
“vader”~30“ayah”“onze geliefde vader”
“moeder”~30“ibu”“onze geliefde moeder”
“echtgenoot”~25“suami”“mijn geliefde echtgenoot”
“echtgenoote”~25“istri”“mijn geliefde echtgenoote”
“zoon”~15“putra”“onze geliefde zoon”
“dochter”~5“putri”“onze geliefde dochter”
“broeder”~5“saudara laki-laki”“onze geliefde broeder”
“zuster”~5“saudari perempuan”“onze geliefde zuster”
“kind” / “kindje”~10“anak” / “anak kecil”Khusus untuk bayi/anak kecil
“baby”1“bayi”No. 53: “onze baby”

17.4 Ungkapan Duka dan Perpisahan

FrasaFrekuensiArtiKeterangan
“Rust in vrede”~50“Beristirahatlah dalam damai”Doa untuk yang meninggal
“R.I.P.”~75“Requiescat in pace” (Latin)PALING SERING
“Rust zacht”~15“Beristirahatlah dengan tenang”Variasi yang lebih lembut
“Slaap zacht”~5“Tidurlah nyenyak”SERING UNTUK BAYI/ANAK
“Zacht en kalm”~10“Dengan tenang dan damai”Deskripsi cara beristirahat
“Diep betreurd”~5“Sangat diratapi”Oleh keluarga yang ditinggalkan
“Onvergetelijke”~3“Tak terlupakan”“mijne onvergetelijke gade” (No. 401)

17.5 Frasa Religius

FrasaFrekuensiArtiSumber
“R.I.P.”~75“Requiescat in pace”Latin, doa untuk arwah
“God is Liefde”1“Allah adalah Kasih”No. 129 (Dicky Colman)
“Zalig zij, die in den Heere heengaan”1“Berbahagialah mereka yang meninggal dalam Tuhan”No. 129
“Joh. 11 v. 25”2Yohanes 11:25“Akulah kebangkitan dan hidup”
“1 Corinthe 13 : 13”11 Korintus 13:13“Yang paling besar ialah kasih”
“Psalm LXXIII 26”1Mazmur 73:26“Allah adalah gunung batuku”

17.6 Frasa untuk Bayi dan Anak (Khusus)

FrasaFrekuensiArtiMakna
“onze lieveling”~25“kesayangan kami”Ungkapan paling umum untuk anak
“ons kindje”~5“anak kecil kami”Untuk bayi
“onze kleine lieveling”~5“kesayangan kecil kami”Penekanan pada usia kecil
“klein schattelief”1“sayang kecil”No. 88, sangat intim
“ons schatte veul”1“sayang kami” (dialek)No. 340
“onze baby”1“bayi kami”No. 53
“onze eenigste lieveling”1“satu-satunya kesayangan kami”No. 567, anak tunggal
“Hier ligt de schelp, de parel is bij God”2“Di sini terletak cangkangnya, mutiaranya ada di sisi Tuhan”Metafora puitis untuk bayi

17.7 Kata Kerja Kelahiran dan Kematian

FrasaFrekuensiArtiKeterangan
“geboren”>400“lahir”Hampir semua makam mencantumkan ini
“overleden”>400“meninggal”Hampir semua makam mencantumkan ini
“geb. en overl.”~5“lahir dan meninggal”Untuk yang meninggal di hari lahir
“levenloos geboren”1“lahir mati”No. 258
“doodgeboren kind”1“anak lahir mati”No. 501

17.8 Frasa Penanda Waktu

FrasaFrekuensiArtiKeterangan
“den โ€ฆ”>300“pada tanggal โ€ฆ”Format tanggal klasik
“in den ouderdom van”~50“pada usia”Diikuti angka tahun
“oud โ€ฆ jaren”~50“usia โ€ฆ tahun”Alternatif
“oud โ€ฆ maanden”~5“usia โ€ฆ bulan”Untuk bayi
“oud โ€ฆ dagen”1“usia โ€ฆ hari”No. 333 (28 hari)

17.9 Ungkapan untuk Suami/Istri

FrasaFrekuensiArtiContoh
“mijne onvergetelijke gade”1“istriku yang tak terlupakan”No. 401, paling puitis
“mijne innig geliefde echtgenoote”~5“istriku yang sangat tercinta”Penekanan kuat
“mijn geliefde echtgenoot”~10“suamiku tercinta”Standar
“hare dankbare kinderen”~5“anak-anaknya yang berterima kasih”Untuk ibu

17.10 Frasa Penghormatan Profesi/Jabatan

FrasaFrekuensiArtiPengguna
“in leven”~20“pensiunan / mantan”Diikuti jabatan
“gepensioneerd”~10“pensiunan”Untuk pejabat/militer
“ridder”~5“ksatria”Penerima M.W.O.
“M.W.O.”~3“Militaire Willems-Orde”Penghargaan militer

17.11 Frasa untuk Makam Keluarga

FrasaFrekuensiArtiKeterangan
“Familiegraf”~15“Makam keluarga”Menandai makam keluarga
“Graftombe”1“Makam besar”No. 153 (Dutrieux)
“Familiegrafkelder”1“Ruang bawah tanah keluarga”No. 526

17.12 Kata Sifat yang Sering Muncul

KataFrekuensiArtiPenggunaan
“geliefde”>100“tercinta”Paling umum untuk semua hubungan
“dierbare”~15“tersayang”Alternatif
“innig”~20“sangat”Memperkuat “geliefde”
“lieve”~15“sayang”Lebih lembut
“onvergetelijke”1“tak terlupakan”Paling kuat

17.13 Frasa Pembuka Alternatif

FrasaFrekuensiArtiKeterangan
“Ter nagedachtenis aan”~15“Untuk mengenang akan”Gaya lebih formal
“Gewijd aan”~2“Dipersembahkan untuk”No. 212, 548
“Geheiligd aan”~2“Dikeramatkan untuk”No. 212, 548
“In loving memory of”~5“Untuk mengenang dengan cinta”Makam berbahasa Inggris

17.14 Frasa untuk Bayi Meninggal di Hari Lahir

FrasaJumlahContoh
“geboren en overleden”4Ernst Eekhout, Kim, Frederik Preyer, Wilhelm Verwohlt
“geb. en overl.”4Singkatan dari frasa di atas

17.15 Kata/Frasa Unik (Hanya Muncul Sekali)

FrasaArtiMakamMakna Khusus
“Baronnenkroon”“Mahkota baron”No. 401Simbol bangsawan
“Portret in marmer”“Potret marmer”No. 243Fitur langka
“Njai”“Nyai” (istri pribumi)No. 171Unsur pribumi
“Chรจre enfant prie pour nous”“Anak terkasih doakan kami”No. 12Bayi diminta mendoakan
“ะžะ›ะ•ะะฌะšะ”“Olenka” (Rusia)No. 274Aksara Sirilik
“Zijne collega’s en vrienden”“Rekan-rekan dan teman-temannya”No. 176Didirikan rekan kerja
“Zijne vrienden van het Proefstation”“Teman-temannya dari Stasiun Percobaan”No. 499Didirikan institusi

17.16 Frasa Pembuka Berdasarkan Bahasa

BahasaFrasa PembukaFrekuensi
Belanda“Hier rust”>500
Belanda“Hier rusten”~50
Inggris“Sacred to the memory of”~10
Inggris“In loving memory of”~5
Prancis“Ici repose”2
Prancis“Ci git”1
Latin“R.I.P.”~75 (di bagian akhir)

17.17 Frasa untuk Orang Tua dan Kakek-Nenek

FrasaFrekuensiArtiKeterangan
“onze geliefde ouders”~10“orang tua kami tercinta”Untuk ayah dan ibu
“onze geliefde vader”~15“ayah kami tercinta”Untuk ayah
“onze geliefde moeder”~15“ibu kami tercinta”Untuk ibu
“onze grootouders”1“kakek-nenek kami”No. 481

17.18 Frasa Geografis

FrasaFrekuensiArtiKeterangan
“geboren te”>300“lahir di”Diikuti tempat lahir
“overleden te”>300“meninggal di”Diikuti tempat meninggal
“alhier”~10“di sini”Untuk yang meninggal di Pasuruan

17.19 Ringkasan Frekuensi Tertinggi

PeringkatFrasaFrekuensiKategori
1“Hier rust”>500Pembuka
2“geboren”>400Kelahiran
3“overleden”>400Kematian
4“R.I.P.”~75Doa
5“onze geliefde”~50Kasih sayang
6“Rust in vrede”~50Doa
7“in den ouderdom van”~50Usia
8“mijn geliefde”~30Kasih sayang
9“onze lieveling”~25Kasih sayang untuk anak
10“echtgenoot” / “echtgenoote”~25Status pernikahan

18. KESIMPULAN

18.1 Ringkasan Statistik

KategoriTemuan
Total makam terdata584 + makam keluarga
Rentang waktu1796 โ€“ 1930
Makam tertuaFriderich Riems (1796)
Makam terakhirAnton Hendrik Pieter Heyting (1930)
Usia tertuaJohanna Mentel (98 tahun, 1929)
Tahun kematian terbanyak1887 (13 orang)
Dekade kematian terbanyak1880-an (~70 orang)
Keluarga terbanyakRobijn, Anthonijs, Brust, Lรผbeck/Doup, Mentel
Bangsawan tertinggiOtto Carl Freiherr von Juncker Bigatto (Baron)

18.2 Kondisi Makam Saat Ini

Dari empat lokasi pemakaman Eropa di Pasuruan yang tercatat dalam dokumen sejarah:

LokasiJumlah MakamKondisi
Pemakaman Umum Bugul Lor584 makamHilang tak berbekas
Pemakaman Keluarga Mc Lennan7 makamHilang tak berbekas
Makam Keluarga Kedawoeng2 makamMasih ada
Makam Keluarga Hesselaar-Vos2 makam (+ anggota)Hilang tak berbekas

Hanya satu dari empat lokasi yang masih tersisa hingga saat ini.

18.3 Pola Demografis

  1. Mayoritas penghuni lahir di abad ke-19 (terutama 1830-1860)
  2. Angka kematian bayi dan anak sangat tinggi โ€“ lebih dari 10% dari total makam, mencerminkan kondisi medis primitif
  3. Puncak kematian di dekade 1880-an โ€“ kemungkinan wabah dan bencana
  4. Rata-rata usia meningkat setelah 1900 โ€“ perbaikan sanitasi dan layanan kesehatan
  5. Makam terakhir tahun 1930 โ€“ seorang bayi bernama Anton Hendrik Pieter Heyting yang hanya hidup 27 hari

18.4 Struktur Sosial

Masyarakat Eropa di Pasuruan terdiri dari:

LapisanKelompokContoh
Lapisan atasBangsawanVon Juncker, Van Arnschildt, Van Limburg Stirum
Lapisan menengah-atasPejabat pemerintah, perwira militer, pengusaha besarCornelis Vos, Gerrit Lebret, Henry Morbeck
Lapisan menengahAdministrator pabrik gula, profesionalJ. D. Kobus, D. Dikkers
Lapisan bawahKaryawan, pedagang kecil, tentara biasaBerbagai nama tanpa gelar

18.5 Mobilitas Geografis

Penghuni makam berasal dari berbagai penjuru dunia:

  • Eropa: Belanda, Jerman, Prancis, Inggris, Skotlandia, Denmark, Austria
  • Amerika Selatan: Guyana
  • Afrika: Afrika Selatan
  • Asia: Hindia Belanda (mayoritas), Mauritius

18.6 Hubungan dengan Pribumi

  • Njai (No. 171) โ€“ hubungan informal dengan wanita pribumi
  • Pernikahan dengan Tionghoa (No. 528) โ€“ Lay Boe Niong
  • Lahir di Nusantara โ€“ mayoritas generasi kedua

18.7 Warisan Sejarah

Keluarga-keluarga ini meninggalkan warisan berharga:

KeluargaWarisan
Keluarga MorbeckHotel Morbeck (dibeli Pemkot Pasuruan, sebagian menjadi Balai Kota), kenangan sosial
Keluarga Von JunckerSimbol bangsawan Eropa di Pasuruan
Keluarga Hesselaar-Vos-LebretDinasti perkebunan dan pabrik gula
Keluarga Mc LennanEnklave Skotlandia dan pengusaha gula di Pasuruan
Keluarga Anthonijs & RobijnPengusaha gula dan jaringan keluarga besar, mewariskan Gereja Katolik

18.8 Makna Historis

Makam-makam ini bukan sekadar kumpulan nama dan tanggal, melainkan jendela ke dalam kehidupan, kematian, dan struktur sosial komunitas Eropa di Pasuruan selama era kolonial. Mereka adalah saksi bisu dari:

  • Masa kejayaan industri gula di Jawa Timur
  • Mobilitas global di abad ke-19
  • Perkawinan campur dan integrasi budaya antara Eropa, Indo, Tionghoa, dan pribumi
  • Tragedi wabah dan bencana yang merenggut banyak nyawa
  • Modernisasi kota Pasuruan dari pelabuhan tradisional menjadi kota modern

Rentang waktu makam ini membentang dari 1796 hingga 1930 โ€“ lebih dari satu abad sejarah komunitas Eropa di Pasuruan. Dimulai dari Friderich Riems di akhir abad ke-18, dan berakhir dengan Anton Hendrik Pieter Heyting, seorang bayi yang hanya hidup 27 hari di tahun 1930.

Sayangnya, dari keempat lokasi pemakaman yang tercatat dalam dokumen sejarah, hanya satu yang masih tersisa. Tiga lainnya telah lenyap tanpa bekas, menghilangkan jejak fisik komunitas yang pernah menjadi bagian penting dari sejarah Pasuruan. Namun, melalui dokumen ini, ingatan tentang mereka tetap hidup.


19. LAMPIRAN

19.1 Glosarium Istilah

IstilahArti
geb.geboren (lahir)
overl.overleden (meninggal)
R.I.P.Requiescat in pace (Beristirahat dalam damai)
NjaiIstri tidak resmi pribumi
FreiherrGelar bangsawan Jerman (Baron)
JonkheerGelar bangsawan Belanda
GraafGelar bangsawan Belanda (Count)
SoosSociรซteit (klub sosial)
I.E.V.Indo-Europeesch Verbond

19.2 Daftar Singkatan Profesi

SingkatanKepanjanganArti
M.W.O.Militaire Willems-OrdeOrde Militer Willem
B.O.W.Burgerlijke Openbare WerkenPekerjaan Umum
K.P.M.Koninklijke Paketvaart MaatschappijPerusahaan Pelayaran Kerajaan

19.3 Peta Konsep Jaringan Keluarga

                    VON JUNCKER (Bangsawan Jerman)
                            |
                    Otto Carl โˆž E.R. Quartero
                            |         |
                            |    QUARTERO (Keluarga Lokal)
                            |
                    KORBAN KOLERA 1895 (5 orang)

                    MORBECK (Jerman โ†’ Pasuruan)
                            |
                    Henry Morbeck โˆž Ny. Morbeck (Indische dame)
                            |
                    Hotel Morbeck (1891-1928)
                            |
                    Agen Pabrik Gula (1899-1932)

                    HESSELAAR-VOS-LEBRET
                            |
                    Johannes Hesselaar (โ€ 1811)
                            |
                    Cornelis Vos (Residen) โˆž M.C. Vos-Hesselaar
                            |
                    Gerrit Lebret (Pabrik Gula Kedawoeng)

19.4 Daftar Makam dengan Jumlah Anggota Terbanyak

No. MakamJumlah AnggotaKeluarga
801 17 orangPool / Van ‘t Wout / Wattendorff / Van Limburg Stirum
553 orangBruyninga / Du Bois / Van Exter
1183 orangCreutzburg
3012 orangVan Loon (ibu & anak)
3245 orangMeyer / Ten Cate
3945 orangPool / Van Limburg Stirum
5266 orangBeyers van der Vlugt / Eschauzier
564-5666 orangWiederhold / Le Roux

Akhir Laporan

Dokumen ini disusun berdasarkan data “Genealogische en heraldische gedenkwaardigheden betreffende Europeanen op Java” (1934-1939) karya P.C. Bloys van Treslong Prins, dengan tambahan artikel surat kabar sezaman.

Frasa paling puitis dari makam bayi:

“Hier ligt de schelp, de parel is bij God”
(Di sini terletak cangkangnya, mutiaranya ada di sisi Tuhan)

Frasa paling intim:

“Slaap zacht / klein schattelief”
(Tidurlah nyenyak / sayang kecil)

Frasa paling sering:

“Hier rust” (Di sini beristirahat)
“R.I.P.” (Requiescat in pace)

Makam tertua:

Friderich Riems (1796)

Makam terakhir:

Anton Hendrik Pieter Heyting (1930) – seorang bayi yang hanya hidup 27 hari


Pasuruan, 13 Maret 2026

Postingan Terkait :

Daftar Lengkap Makam Eropa di Pasuruan

Karakter Kontroversial Sang Raja Kedawoeng “Gerrit Lebret”



Arsip Terpopuler