Wajah Kota Pasuruan di Akhir Abad-19

Pada tahun 1895, sebuah jurnal geografi terkemuka di Belanda, Tijdschrift van het Aardrijkskundig Genootschap (Jurnal Lembaga Geografi)", memuat tulisan menarik dari W. de Wolff van Westerrode – yang kemungkinan besar pernah tinggal dan paham tentang kondisi di...

Asrama dan Sekolah Frateran “Clemens Tehuis” di Eks Gedung OSVIA Probolinggo

Di sisi kanan-kiri Jalan Soekarno-Hatta (dulu bernama Grote Postweg – Jalan Raya Pos), Probolinggo, berdiri sebuah kompleks bangunan tua yang kokoh dan megah. Saat ini dikenal sebagai Markas Kompi A dan B Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 10 Kostrad. Namun, hanya...

Clemens Tehuis di Klentengstraat Probolinggo

Di sudut pertemuan Klentengstraat (sekarang Jl. W.R. Supratman) dan Schoolstraat (sekarang Jl. Imam Bonjol) di Probolinggo, pernah berdiri sebuah lembaga pendidikan yang menjadi simbol perjuangan, pengorbanan, dan harapan di masa-masa tergelap Depresi Besar. Namanya:...

Lebih dari Seabad Gereja Katolik Probolinggo Melayani Umat

Lebih dari satu abad sudah Gereja Katolik Probolinggo hadir di tengah kota ini (1924-2026). Dari masa ke masa, dari pastor ke pastor, dari umat ke umat, pelayanan itu terus mengalir. Mari kita sejenak mundur ke belakang, menyapa para perintis yang dulu memulai...

Sejarah Sekolah Santa Maria Malang (1937–1941)

(Sejarah Pendidikan Malang Bagian IV) Pada awal tahun 1937, Kongregasi Suster-Suster O. L. Vrouw (Onze Lieve Vrouw/Santa Perawan Maria) dari Probolinggo mengambil sebuah keputusan besar. Mereka sudah lebih dulu mendirikan sekolah-sekolah di Probolinggo dan kota-kota...

Riwayat Gereja Katolik Santo Antonius Padua Pasuruan

Asal Usul Gereja Pendiri dan Donatur Gereja Katolik Santo Antonius Padua di Pasuruan tidak dapat dilepaskan dari sosok Alexander Manuel Anthonijs (1832-1879), seorang pengusaha gula kaya di karesidenan Pasuruan pada zamannya. Anthonijs adalah pemilik pabrik gula "De...

Pendirian Gereja Katolik Jawa di Smeroestraat Malang

Latar Belakang Pada akhir tahun 1920-an, komunitas Katolik pribumi (Inlandsche katholieken) di Malang menghadapi sebuah tantangan besar dalam kehidupan beribadah mereka. Gereja besar di Kajoetangan, yang merupakan pusat kegiatan umat Katolik di Malang saat itu,...

Crazy Rich Pasuruan “Alexander Manuel Anthonijs” dan Warisannya Yang Abadi

Di tengah gemuruh mesin uap pabrik gula dan hamparan tebu yang membentang luas di kaki gunung-gunung Jawa Timur, hiduplah seorang pria Eropa yang namanya terukir emas dalam sejarah industri gula Hindia Belanda. Ia adalah Alexander Manuel Anthonijs, seorang pengusaha...

Sejarah Ambachtsschool (Sekolah Pertukangan) Pertama di Malang

(Sejarah Pendidikan Malang Bagian III) Gemeentelijk Ambachtsschool (Sekolah Pertukangan) Malang adalah lembaga pendidikan kejuruan pertama yang didirikan oleh Pemerintah Kotapraja Malang. Berawal dari sebuah gagasan pada tahun 1920, sekolah ini baru terwujud pada...

Nasib Para Suster di Jember, Lawang, dan Lumajang Saat Pendudukan Jepang (Bagian III)

Sebelum menceritakan kisah para suster dari Probolinggo lebih lanjut, kita akan membahas secara singkat peristiwa yang dialami para suster di Jember, Lawang, dan Lumajang. Mereka juga anggota dari Kongregasi O. L. Vrouw yang sama, sebelum akhirnya dipertemukan dengan...

Artikel Terbaru

Sejarah Suplai Energi Listrik di Jawa Timur

Sejarah penyediaan energi listrik di Jawa Timur merupakan salah satu babak penting dalam perjalanan modernisasi wilayah ini, dari masa akhir abad ke-19 hingga pemulihan pasca-perang kemerdekaan. Artikel ini menyajikan terjemahan dan penyajian ulang dari naskah asli...

Berburu Bersama Sang “Legenda”

EPOS DARI RIMBA DAN HARIMAU (Dari M.-redaktur kami.) Berburu Bersama Tuan Ledeboer - Telah Menembak Lebih Dari Seratus Harimau - Senjata Apa Yang Digunakannya - Mitos Tentang Harimau Sendirian di Hutan Tuan Ledeboer yang terkenal dari Hyang, yang tinggal di rumah...

Raja Terakhir Kerajaan Hyang – Berakhir di Kamp Interniran Jepang

A. J. M. Ledeboer, atau lengkapnya Adriaan Johan Marie Ledeboer, bersama saudaranya Bernard adalah sosok kontroversial di Jawa Timur. Selain dikenal sebagai pemburu ulung harimau (klaim membunuh lebih dari 100 ekor) sekaligus pionir konservasi alam partikelir di...

Asal-Usul Nama “Pasuruan”

Di ujung timur pulau Jawa, sebuah nama telah bertahan selama berabad-abad : "Pasuruan". Namun, dibalik kesederhanaan pengucapannya, tersimpan lapisan sejarah yang kompleks dan sering kali terlupakan. Nama ini bukan sekadar penanda geografis, melainkan sebuah...

“Kerajaan Hyang” – Dataran Tinggi Terindah di Hindia Belanda

Artikel ini merupakan lanjutan dari seri liputan pada tahun 1935 oleh M.-Redacteur alias tuan M(isset) dari De Indische Courant, ditulis pada awal tahun 1936. Tuan I. H. Misset menulis tentang upaya A. J. M. Ledeboer membuka Dataran Tinggi Hyang untuk wisata alam...

Semakin Serius Dengan Hyang (Bagian VI – Terakhir)

Membuka Akses Rencana Hotel dan Bandara Tertinggi di Hindia Hyang telah menarik perhatian penulis artikel-artikel ini selama bertahun-tahun, dan sebagai jurnalis alam, ia selalu berharap untuk berkunjung lagi. Namun, karena izin harus diminta dan seorang editor harus...

Kabut Disekitar Hyang (Bagian V)

Hak Guna Usaha (Erfpacht) Ledeboer Sejarah Awal dan Investigasi pemerintah. Kabut misterius yang menyembunyikan dataran Hyang dari pandangan disebabkan oleh dua keadaan. Pertama, karena letaknya yang terpencil, hanya ada dua jalur yang menuju ke puncaknya, jalur yang...

Kondisi Satwa Liar di Hyang (Bagian IV)

Melawan kebakaran dan perburuan liar! Beginilah keadaannya di masa lalu. Padang rumput tertinggi disebut "Herterdal" dalam karya Dr. Groneman. Namun, nama ini tidak dikenal di Dataran Tinggi Hyang dan karena itu telah hilang. Karena seluruh dataran adalah habitat rusa...

Kerajaan “Raja Ledeboer” (Bagian III)

Tipe Lanskap Kabut telah memenangkan pertempuran melawan cahaya. Suasana kelabu menyelimuti sekeliling. Jalan yang tadinya relatif lebar kini menjadi sempit dan licin, sehingga kami hanya bisa melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Hutan itu kini hanya mengenal...

Perjalanan ke Hyang (Bagian II)

Mendaki Gunung, Dulu dan Kini Setelah berpamitan dengan tuan rumah kami, tuan Ledeboer, kami berkendara melalui Klakah menuju Probolinggo, lalu berbelok ke jalan menuju Maron di tengah perjalanan antara kedua tempat tersebut. Sedikit lebih jauh dekat Pekalen, sebuah...

Arsip Artikel

Artikel Populer

Berburu Bersama Sang “Legenda”

Berburu Bersama Sang “Legenda”

EPOS DARI RIMBA DAN HARIMAU (Dari M.-redaktur kami.) Berburu Bersama Tuan Ledeboer - Telah Menembak Lebih Dari Seratus Harimau - Senjata Apa Yang...

Asal-Usul Nama “Pasuruan”

Asal-Usul Nama “Pasuruan”

Di ujung timur pulau Jawa, sebuah nama telah bertahan selama berabad-abad : "Pasuruan". Namun, dibalik kesederhanaan pengucapannya, tersimpan...