Berburu Bersama Sang “Legenda”

EPOS DARI RIMBA DAN HARIMAU (Dari M.-redaktur kami.) Berburu Bersama Tuan Ledeboer - Telah Menembak Lebih Dari Seratus Harimau - Senjata Apa Yang Digunakannya - Mitos Tentang Harimau Sendirian di Hutan Tuan Ledeboer yang terkenal dari Hyang, yang tinggal di rumah...

Bandara Rahasia Pemerintah Hindia Belanda di Pasirian Lumajang

Keberadaan bandara Pasirian sangat jarang diketahui dan hampir tidak pernah diulas. Informasi detail mengenai pembangunan dan operasional bandara Pasirian sangat terbatas, dibandingkan dengan bandara lainnya. Namun keberadaannya tercatat dalam data peninggalan bandara...

Bandara Singosari dan Kota Malang Dalam Laporan NEFIS 1945

NEFIS (Netherlands East Indies Forces Intelligence Service) adalah dinas intelijen militer Belanda yang didirikan dan berpusat di Australia pada tahun 1942, setelah Jepang menguasai Hindia Belanda. Organisasi ini berfokus pada operasi rahasia, pengintaian, dan...

Raja Terakhir Kerajaan Hyang – Berakhir di Kamp Interniran Jepang

A. J. M. Ledeboer, atau lengkapnya Adriaan Johan Marie Ledeboer, bersama saudaranya Bernard adalah sosok kontroversial di Jawa Timur. Selain dikenal sebagai pemburu ulung harimau (klaim membunuh lebih dari 100 ekor) sekaligus pionir konservasi alam partikelir di...

Asal-Usul Nama “Pasuruan”

Di ujung timur pulau Jawa, sebuah nama telah bertahan selama berabad-abad : "Pasuruan". Namun, dibalik kesederhanaan pengucapannya, tersimpan lapisan sejarah yang kompleks dan sering kali terlupakan. Nama ini bukan sekadar penanda geografis, melainkan sebuah...

“Kerajaan Hyang” – Dataran Tinggi Terindah di Hindia Belanda

Artikel ini merupakan lanjutan dari seri liputan pada tahun 1935 oleh M.-Redacteur alias tuan M(isset) dari De Indische Courant, ditulis pada awal tahun 1936. Tuan I. H. Misset menulis tentang upaya A. J. M. Ledeboer membuka Dataran Tinggi Hyang untuk wisata alam...

Semakin Serius Dengan Hyang (Bagian VI – Terakhir)

Membuka Akses Rencana Hotel dan Bandara Tertinggi di Hindia Hyang telah menarik perhatian penulis artikel-artikel ini selama bertahun-tahun, dan sebagai jurnalis alam, ia selalu berharap untuk berkunjung lagi. Namun, karena izin harus diminta dan seorang editor harus...

Kabut Disekitar Hyang (Bagian V)

Hak Guna Usaha (Erfpacht) Ledeboer Sejarah Awal dan Investigasi pemerintah. Kabut misterius yang menyembunyikan dataran Hyang dari pandangan disebabkan oleh dua keadaan. Pertama, karena letaknya yang terpencil, hanya ada dua jalur yang menuju ke puncaknya, jalur yang...

Kondisi Satwa Liar di Hyang (Bagian IV)

Melawan kebakaran dan perburuan liar! Beginilah keadaannya di masa lalu. Padang rumput tertinggi disebut "Herterdal" dalam karya Dr. Groneman. Namun, nama ini tidak dikenal di Dataran Tinggi Hyang dan karena itu telah hilang. Karena seluruh dataran adalah habitat rusa...

Kerajaan “Raja Ledeboer” (Bagian III)

Tipe Lanskap Kabut telah memenangkan pertempuran melawan cahaya. Suasana kelabu menyelimuti sekeliling. Jalan yang tadinya relatif lebar kini menjadi sempit dan licin, sehingga kami hanya bisa melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Hutan itu kini hanya mengenal...

Artikel Terbaru

Detik-Detik Jatuhnya Kota Surabaya ke Tangan Jepang

Tentara telah Mundur “Hendrik,” kata Walikota Surabaya di ujung telepon, “Anda harus datang ke rumah Gubernur (Jawa Timur), ada hal yang penting.” Saat itu malam tanggal 6 Maret 1942. Saya meninggalkan pos komando utama LBD (Luchtbeschermingsdienst = Dinas...

Minyak Jarak dan Kasus Pencurian di Pabrik Gula

Pernak Pernik Pabrik Gula Tempo Doeloe (II) Di setiap pabrik gula, baik kecil maupun besar, laboratorium merupakan titik sentralnya. Tidak hanya ratusan jus dan analisis lainnya yang dilakukan oleh banyak teknisi laboratorium, namun manajer produksi juga berkantor di...

Penampakan Hantu di Pabrik Gula

Pernak Pernik Kisah di Pabrik Gula Tempo Doeloe (I) Seperti diketahui, setiap pabrik gula juga memiliki tempat pembakaran kapur. Susu kapur ini digunakan untuk proses memurnikan sari tebu. Di salah satu pabrik gula pasir paling modern di Jawa, memiliki oven besi...

Penumpang Gelap

Pada tahun 1958, puluhan penumpang gelap datang dari Indonesia ke Belanda dengan kapal penumpang MS "Johan van Oldenbarnevelt". Mereka mempunyai nenek moyang Belanda, dan ingin meninggalkan negeri yang dipimpin oleh Sukarno, namun ternyata tidak diterima di Belanda....

Kapal sebagai Simbol Repatriasi

Perjalanan ke Belanda menjadi tolak ukur dalam sejarah keluarga Hindia. Penyeberangan merupakan bagian akhir pribadi dari kehidupan di Hindia Timur/Indonesia dan awal kehidupan di Belanda. Diperkirakan sekitar 95% pengungsi yang kembali melakukan perjalanan dengan...

Soejono : Menteri yang Tragis dalam Kabinet Gerbrandy

Seorang Menteri Indonesia di kabinet Belanda Satu-satunya menteri Indonesia yang pernah menjadi bagian kabinet Belanda, adalah Pangeran Adipati Ario Soejono (1886-1943). Meskipun ia mempunyai jabatan tertinggi dalam administrasi publik Belanda dibandingkan orang...

Sinterklas Hitam (Zwarte Sinterklaas)

Thomas Lindblad, pensiunan sejarawan ekonomi dari Universitas Leiden, menerbitkan novel Het Jongenshuis pada musim gugur 2018 . Buku ini berkisah tentang pencarian lima anak laki-laki tentang sejarah sebuah vila mewah di Yogyakarta dari tahun 1950-an. Dalam...

Enam Gelombang Eksodus

Pemulangan warga Belanda/Indo Belanda terjadi pada periode tahun 1945-1968. Lebih dari 300.000 orang datang ke Belanda dari bekas Hindia Belanda (Indonesia). Migrasi ini dikenal dengan istilah "repatriasi" yang dapat diartikan sebagai "kembali ke tanah air". Istilah...

Ekspedisi ke Rinjani (1903)

Sebuah perhiasan berbentuk kepiting yang terbuat dari emas, dipersembahkan ke danau kawah Segara Anak di Gunung Rinjani. Perhiasan itu dilemparkan ke danau lebih dari 120 tahun yang lalu, hari Kamis 12 Februari 1903, oleh C. L. Udo De Haes, Asisten Residen Afdeeling...

Arsip Artikel

Artikel Populer

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.