Han Hoo Tjoan dan Dinasti Gula Pasuruan : Dari Rumah Wetan – Gerbang Bong Sangar – hingga Makam di Wironini

Han Hoo Tjoan adalah putra sulung dari Han Sam Khwee dan kakak tertua dari Han Hoo Lam dan Han Hoo Tong—yang bersama-sama dikenal sebagai "Trio Raja Gula" Pasuruan. Ia lahir pada tahun 1852 dan meninggal pada 7 Juli 1899 di Pasuruan. Ia menikah dengan Kwee Tjiam Nio...

Daftar Lengkap Artikel di Anjani.id (2023-2026) Berdasarkan Wilayah/Kategori

📌 Pasuruan (96 artikel) "Kwee Sik Poo" Pemilik Awal Rumah A.K.A. "Hotel Daroessalam" Kota Pasuruan → Baca Hilangnya Frans Van Mourik Yang Misterius – Walikota Pasuruan Terakhir Era Kolonial → Baca Peta Kota Pasuruan 1923 → Baca Mercusuar Pelabuhan Pasuruan →...

Legenda Rumah Singa dan Riwayat Tan Kong Sing di Pasuruan

Tan Kong Sing (kadang ditulis Tan Kong Seng) adalah salah satu tokoh Tionghoa Peranakan terkaya di Pasuruan pada akhir abad ke-19. Ia tercatat sebagai pemilik setidaknya dua properti ikonik: Rumah Singa di Jalan Hasanuddin dan rumah di Kebon Agung, sebuah villa mewah...

Mangga Proeftuin Pohjentrek – Permata Pasuruan yang Tersembunyi di Balik Gemerlap POJ

Mangga : "Lahan yang Nyaris Tidak Dikenal" Siapa yang tidak kenal POJ? Proefstation Oost-Java di Pasuruan yang begitu harum namanya, menyelamatkan industri gula dunia dengan varietas tebu ajaib POJ 2878. Namun, hanya sedikit yang tahu bahwa di balik...

Sejarah Singkat “Sekolah Teknik Pertjetakan Negeri” di Jalan Bengawan Solo Malang

Oleh : Frater Nolascus Waijers, di Malang. Asal-Usul Sekolah (tipografi) ini sudah didirikan sebelum perang pada tahun 1938 oleh Yayasan Karmel. Awalnya bertempat di asrama dan sekolah Frateran "Clemens Tehuis" di Probolinggo. Sayangnya, sekolah ini hanya dapat...

Riwayat Hotel Tönjes Pasuruan – Dibunuh Perlahan oleh POJ

Hotel Tönjes (huruf asli "ö" atau "o" dengan umlaut atau titik dua diatas, yang dibaca mirif huruf "eu"), kadang ditulis dengan huruf "o" biasa. Merupakan salah satu hotel Eropa ternama di Kota Pasuruan pada awal abad ke-20. Berlokasi strategis di Heerenstraat (kini...

Kehidupan di Kamp Interniran “Wijk” Malang (Bagian V)

Gerbang Goentoer (Guntur) yang besar — dinamai dari jalan tempatnya berada — telah tertutup rapat di belakang kami, ketika kami masuk kamp Wijk Malang. Gerbang utama Guntur berada di samping gereja jalan Ijen. Apa yang akan terjadi di masa depan kami? Banyak yang...

Detik-Detik Sekolah Santa Maria di Malang Ditutup oleh Jepang (Bagian IV)

Jika anda berjalan di wilayah Pecinan Malang pada akhir tahun 1930-an, anda akan merasa seperti berada di sebuah kota kecil di Tiongkok. Penduduknya kebanyakan orang Tionghoa. Pakaian mereka, bahasa mereka, tatanan rumah mereka—semuanya kental dengan nuansa negeri...

Dari Hotel ke Industri Mebel : Jejak Sejarah Hotel Neuf Pasuruan

Di pusat Kota Pasuruan tepatnya di Heerenstraat (kini Jl. Balaikota), terdapat sebuah bangunan bersejarah yang telah melalui berbagai fungsi selama lebih dari satu abad. Bangunan ini pernah menjadi Hotel Neuf pada akhir abad ke-19, kemudian bertransformasi menjadi...

Galangan Perahu Modern dan Gudang Pengapalan Handelsbank Pasuruan

Di Jalan Balai Kota No. 14 di Kota Pasuruan, saat ini dikenal sebagai markas Kompi Bantuan Zipur 10/Jaladri Palaka. Derap langkah prajurit berseragam loreng dan kendaraan amfibi raksasa menjadi pemandangan sehari-hari di kawasan ini. Sebuah kontras mencolok dengan...

Artikel Terbaru

Lambang Kota Pasuruan Sejak 1971

Lambang resmi kota Pasuruan dapat dilihat di sumber umum, misalnya di Wikipedia. Atau bisa dilihat di situs resmi pemerintah kota Pasuruan sendiri di : https://pasuruankota.go.id/lambang/ Kalau diamati dengan cermat, ternyata kini sudah mengalami banyak perubahan....

Walikota Surabaya Era Kolonial

Walikota Surabaya di era pemerintahan kolonial Hindia Belanda, yang pertama adalah Mr. A. Meyroos diangkat pada tahun 1916, sepuluh tahun setelah berdirinya kotamadya (kotapraja) Surabaya. Dia membuka rangkaian walikota yang sangat pantas memerintah di kotamadya ini....

Banjir dan Kecelakaan Kereta Api di Probolinggo 1940

Kliping koran berita banjir dan kecelakaan kereta api di Probolinggo, yang terjadi pada 27 Januari 1940. Akibat hujan deras di Probolinggo pada Sabtu malam, 27 Januari 1940, sekitar pukul 22.00. “Kali Tjoeranmendjangan” (kini disebut Kali Curah Manjangan) yang...

Meletusnya Gunung Lamongan, Februari 1898

Gunung "Lamongan" atau juga disebut "Lemongan" adalah sebuah gunung berapi yang masih aktif di Lumajang. Di sebelah selatan kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Gunung ini merupakan bagian dari kelompok pegunungan "Iyang". Puncaknya adalah "Tarub" (1.651 M). Mempunyai...

Reformasi Administrasi Pemerintahan Jawa Timur 1928

Reformasi secara besar-besaran dilakukan pemerintah Hindia Belanda, khususnya di wilayah Jawa Timur, dilaksanakan pada tahun 1928. Sesuai dengan keputusan resmi Pemerintah Hindia Belanda, dengan Staatsblad 1925 No. 622, tentang Organisasi Administrasi...

Sejarah Pemandian Jabung Kabupaten Kraksaan

Dalam rapat Dewan Kabupaten (regentschapsraad) Kraksaan, pimpinan Bupati Kraksaan, Raden Tumenggung Ario Djojodiprodjo, di bulan Juni 1931. Memutuskan akan dibangun pemandian atau kolam renang besar di Jabung, 6 KM sebelah timur Kraksaan. Hasil keputusan lainnya, akan...

Bupati Pertama dan Terakhir Kabupaten Kraksaan

Sebelumnya Kraksaan adalah salah satu wilayah afdeeling dibawah Karesidenan Probolinggo. Dengan pimpinan tertinggi yang dipegang oleh orang Eropa sebagai Asisten Residen, dan pimpinan pribumi tertinggi seorang "Patih". Sejak 1901 digabungan dalam wilayah Karesidenan...

Asal Usul Lavalette Kliniek di Kota Malang

Rob van de Ven Renardel de Lavalette pada tahun 1997, memberikan klarifikasi tentang asal usul "De Lavalette Kliniek". Yaitu sebuah klinik atau rumah sakit yang berada di kota Malang. Ada kesalahpahaman bahwa klinik ini ada kaitannya dengan Residen Pasuruan. Yakni G....

Dendam Van Hoorn pada Untung Suropati

  G.G.(Gubernur General) Johan van Hoorn lahir di Amsterdam, pada tahun 1653 sebagai putra Pieter van Hoorn, seorang produsen mesiu. Ibunya bernama Sara Wessels, keduanya dari keluarga baik-baik. Namun sepuluh tahun kemudian pembuat mesiu tersebut berangkat ke...

Untold Story Keluarga Dr. Mohamad Saleh Probolinggo Bagian V

"TIBA" Empat tahun setelah keberangkatan saya dari Indonesia, saya berjalan di "Fred" (Frederik Hendriklaan). Cuaca musim semi yang cerah. Tiba-tiba seolah-olah tirai renda tipis dibuka di kedua sisinya. Saya melihat sekeliling dengan takjub dan tiba-tiba saya sadar :...

Arsip Artikel

Artikel Populer

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.